423 Kali

SAMARINDA.KOMINFONEWS — Doa seorang ibu diyakini memiliki kekuatan yang menembus langit, sementara doa anak yang saleh menjadi penyelamat orang tua menuju kampung akhirat. Pesan inilah yang menjadi benang merah dalam Kajian Keagamaan yang digelar Tim Penggerak PKK Kota Samarinda melalui Majelis Ta’lim Ameera Harun, berkolaborasi dengan Sahabat Dakwah Almahyra, Senin (2/2/2026), di Aula Sekretariat PKK Kota Samarinda.

Melalui kajian bertema “Doa Ibu Menembus Langit dan Pengasuhan Gen Z” tersebut, TP PKK Samarinda menghadirkan figur publik sekaligus ibu inspiratif Bunda Hj. Dewi Yull untuk berbagi pengalaman pengasuhan, refleksi spiritual, serta keteladanan tentang cinta ibu tanpa syarat di tengah tantangan mendidik anak-anak generasi Z.

Ketua TP PKK Kota Samarinda Hj. Rinda Wahyuni Andi Harun dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta kajian. Ia berharap kegiatan ini membawa energi positif yang dapat diterapkan dalam lingkungan keluarga masing-masing.


Istri Wali Kota Samarinda ini menekankan pentingnya peran orang tua, khususnya ibu, dalam membentuk karakter anak melalui doa dan ucapan yang baik.

“Setiap ucapan orang tua, baik dari mulut maupun batin, itu adalah doa untuk anak-anak kita. Karena itu saya selalu mengingatkan, berkatalah yang baik kepada anak. Jangan sampai kita terlalu banyak menuntut, tapi lupa mendoakan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tantangan pengasuhan di era Gen Z yang dinilai sangat berbeda dengan generasi sebelumnya. Anak-anak yang lahir di rentang tahun 1995 hingga 2000-an tumbuh di tengah arus informasi dan teknologi yang begitu cepat, sehingga membutuhkan kesiapan orang tua dalam mendampingi dengan bijak.

“Fenomena Gen Z tidak sama dengan zaman kita. Maka orang tua harus siap, tidak hanya secara fisik, tapi juga mental dan spiritual, agar anak-anak kita bisa tumbuh menjadi generasi yang hebat, bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat,” tambahnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Bunda Dewi Yull dengan rendah hati menegaskan dirinya bukan seorang ustazah, melainkan seorang ibu yang berbagi pengalaman hidup sebagai bentuk pelajaran cinta dan keimanan.


Ia mengisahkan perjalanan pengasuhannya sebagai seorang ibu dari empat anak, dua di antaranya merupakan penyandang disabilitas tuli. Menurutnya, justru dari kondisi tersebut ia belajar makna cinta ibu tanpa syarat.

“Anak-anak adalah tamu agung yang Allah titipkan. Mereka ladang pahala, ladang sabar. Jangan membentak, jangan mencela. Mendidik harus dengan cinta,” tuturnya dengan suara bergetar.

Bunda Dewi Yull menegaskan bahwa doa ibu adalah hadiah Allah bagi para ibu yang mencintai anak-anaknya tanpa syarat. Namun di saat yang sama, doa anak yang saleh juga menjadi penyelamat orang tua di akhirat kelak.

“Doa ibu menembus langit, tapi doa anak yang saleh menyelamatkan kita menuju kampung akhirat. Maka jangan banyak menuntut anak. Terima mereka apa adanya, dampingi dengan adab, akhlak, dan doa yang tak pernah putus,” pesannya.

Khusus bagi ibu-ibu yang memiliki anak Gen Z, ia mengajak untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan anak sebagai sahabat, tanpa mengabaikan pendampingan akhlak dan adab. 


Menurutnya, generasi ini memiliki jiwa yang rapuh dan sangat membutuhkan validasi di tengah derasnya pengaruh media sosial.

“Medsos itu 80 persen tidak nyata. Anak-anak butuh didampingi, bukan dimarahi. Jangan sampai kita kalah sabar hanya karena urusan sepele, tapi lupa esensi pengasuhan,” ujarnya.

Kajian tersebut turut dihadiri Ustadz Hilman Abi Sauqi dari Sahabat Dakwah Almahyra, Wakil Ketua TP PKK Samarinda Hj. E. L. Nova Saefuddin Zuhri, serta Anggota DPRD Samarinda Hj. Riska Wahyuningsih.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penggalangan dana sosial keagamaan, termasuk lelang Al-Qur’an bertanda tangan Bunda Hj. Dewi Yull dengan nilai mulai dari Rp1 juta hingga Rp5 juta. Dana yang terkumpul akan disalurkan untuk bantuan kemanusiaan Palestina, penanganan bencana di Sumatera dan Aceh, serta pembangunan masjid.(DON/KMF-SMR || FOTO: MUHAJIR DOKPIM)


Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Pemkot Samarinda Matangkan Optimalisasi Pengangkutan Sampah Berbasis GPS

i
Berita Sebelumnya

Wali Kota Samarinda Hadiri Rakornas 2026, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar