215 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS — Wali kota Samarinda Dr Andi Harun menekankan pentingnya nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Tidak terkecuali dalam aktivitas di Pasar Merdeka.

Hal ini disampaikan Andi Harun dalam sambutannya  pada peresmian Musholla Al-Harun dan Food Court Pasar Merdeka di jalan Merdeka kelurahan Sungai Pinang Dalam kecamatan Sungai Pinang, Sabtu (10/2/2024) malam tadi.

Peresmian yang dihadiri pula Sekretaris Daerah (Sekda) kota Samarinda Hero Mardanus Satyawan ini menandai langkah maju dalam transformasi pasar tradisional menjadi pusat perdagangan modern yang juga memperhatikan kebutuhan spiritual. Tentunya pula, kehadiran dua fasilitas ini menjadi simbol pembaharuan dalam infrastruktur pasar dan fasilitas umum di kota ini.


"Berpatok pada Kota Makkah dan Madinah, yakni di seluruh tempat, baik lokasi jual beli, ketika adzan berkumandang selalu tutup dan pergi beribadah di musholla, karena itu yang membuat keberkahan datang," ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga mengajukan gagasan untuk memanfaatkan teknologi dalam pembangunan pasar modern. 

"Kalau bisa seluruh stand ini bisa disertai dengan perkembangan teknologi, baik melalui pembayaran QRIS dan bisa memesan via online," tambahnya, seraya menekankan ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam dunia perdagangan.

Sebelumnya Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan, pembangunan musholla dan food court ini adalah bagian dari upaya Pemerintah Kota Samarinda untuk meningkatkan kualitas pasar tradisional. 


"Kita upayakan di seluruh pasar itu ada mushollanya," ungkap Marnabas.

Lebih lanjut, Marnabas menjelaskan, mereka ingin merubah pasar merdeka dari pasar yang kumuh menjadi lebih baik lagi.

Hal ini katanya menunjukkan aspirasi untuk meningkatkan standar hidup pedagang dan pengunjung pasar, serta meningkatkan citra Kota Samarinda secara keseluruhan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pedagang yang telah mendukung proyek ini.

"Saya juga berterima kasih kepada para pedagang yang bisa diajak kerja sama," kata Marnabas.

Dalam pembangunan Food Court Pasar Merdeka, ada 37 stand dengan ukuran 3×3 yang diperuntukkan khusus untuk menjual pernak-pernik makanan khas Kota Samarinda. Langkah ini bertujuan untuk mempromosikan produk lokal dan mendukung ekonomi lokal.(DON/KMF-SMR. Foto:Kris Dokpim)

Menjelang dan Setelah Pemungutan Suara Pemilu 2024, Mendagri Tekankan Inflasi Harus Tetap Jadi Atensi

Berita Sebelumnya

Ridwan Tassa Hadiri Peringatan Isra Mi'raj di Masjid Agung Pelita

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar