708 Kali

SAMARINDA.KOMINFONEWS - Dalam rangka Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2024, Dekranasda Kota Samarinda menggelar Workshop Pemanfaatan Daur Ulang Sampah dan Kewirausahaan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Loa Bakung kecamatan Sungai Kunjang Samarinda. Senin (26/2/2024).

Turut hadir pada pembukaan Workshop Nurrahmani Ketua Harian Dekranasda Kota Samarinda, Dwi Siti Noorbayah Camat Sungai Kunjang, Elly lurah loa Bakung, serta Henny Amiruddin Owner Gemass Samarinda dan diikuti oleh perwakilan warga RT  sekelurahan Loa Bakung.

Henny Amiruddin Owner Gemass Samarinda menyampaikan dengan diprakarsai oleh Dinas Lingkungan hidup Kota Samarinda tahun 2023 yang di launching oleh walikota Samarinda yaitu gerakan Mendaur ulang sampah.


Dan saat ini kami membuktikan kepada Pemkot Samarinda Mendaur ulang sampah ini bukan sekedar kata-kata, namun kita lakukan secara sistematis, agar program pelatihan pemanfaatan daur ulang sampah dengan tepat dan mempunyai nilai ekonomi.

Pada workshop ini akan di berikan pelatihan, pendampingan dan pemasaran secara terus menerus Agar program kewirausahaannya benar-benar berjalan."ujar Henny.

Kami juga mendapat dukungan dari gerakan Gabungan Perusahaan Eksport Peduli Indonesia (GPEI) Kaltim dengan memberikan fasilitas Pelatihan untuk mendur ulang sampah yang diolah sovenir dan lainnya."tambahnya.

Dwi Siti Noorbayah Camat Sungai Kunjang menyambut baik dengan Workshop pemanfaat sampah ini, yang mana kita ketahui selama ini pemanfaatan Daur ulang sampah hanya membuat baju dari plastik bekas, namun kali ini kita akan dilatih untuk membuat berbagai barang Souvernir dan tempat pemasarannya serta dapat meningkatan ekonomi keluarga."tuturnya.


Nurrahmani Ketua harian Dekranasda Kota Samarinda sampaikan dengan adanya pelatihan ini  bukan hanya belajar namun bagaimana bisa menghasilkan produk, yang mana bisa menambah penghasilan keluarga karena Pruduk yang ibu hasilkan nanti langsung ada yang membeli.

Dengan memanfaatkan daur ulang sampah ini, selain sampah kita berkurang ibu-ibu juga akan mendapatkan penghasilan.

Saya berharap kepada Gemass terus berkomunikasi dengan baik dengan masyarakat sehingga apabila Pruduk ibu-ibu sudah ready agar cepat disalurkan kepada pembeli sehingga masyarakat bergeliat untuk menciptakan produk yang dihasilkan dan dapat mengajak keluarga dan tetangganya untuk ikut berpartisipasi dalam memanfaatkan daur ulang sampah. "tutupnya. (Eko/kmf-smr)

Harga Beras Terus Melonjak Naik di 268 Kabupaten/Kota

Berita Sebelumnya

Diresmikan Wali Kota, Jalan Kesuma Bangsa Ditetapkan sebagai Lokasi Car Free Day Setiap Minggu Pagi

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar