1918 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun mengingatkan kepada warganya agar tidak menyepelekan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di kondisi saat sekarang walaupun angka mengalami penurunan, namun di Jakarta mengalami lonjakan kasus.

“Padahi (baca: Sampaikan— bahasa Banjar) keluarga, padahi dingsanak (baca: saudara—bahasa Kutai) Covid masih di sekitar kita. Tidak ada obatnya. Hanya dua cara kita melawannya, vaksin dan disiplin protokol kesehatan,” ucap Andi Harun saat meninjau vaksinasi massal dosis kedua kecamatan Samarinda Utara di balai pertemuan kantor kecamatan Samarinda Utara, Jumat (28/1/2022).

Andi Harun mengatakan untuk disiplin protokol kesehatan 5M. Namun katanya jika merasa berat 5M, cukup 3M, dan jika masih merasa berat lagi minimal memakai masker atau 1M.


“Jangan anggap enteng Covid-19. Ada yang bilang Covid itu rekayasa buatan dari negara luar, ada juga yang bilang covid-19 jangan ditakuti. Ini tidak usah diperdebatkan. Yang pasti covid ini berbahaya dan mematikan. Salah satu buktinya, tidak jauh dari sini di pemakaman Serayu ada 800 lebih dimakamkan karena covid dan area sudah hampir habis,” beber Andi Harun.

Jadi lanjutnya jangan menganggap remeh Covid-19 dan tetap disiplin protokol kesehatan walaupun sudah divaksin.

“Saya bangga dan berterima kasih kepada warga Samarinda Utara hari ini yang taat protokol kesehatan  dan memahami penting artinya vaksin sehingga ikut vaksinasi massal ini,” tandasnya.

Tak lupa juga Andi Harun menyampaikan terima kasih kepada para tenaga kesehatan dan vaksinator yang berdiri di garda terdepan dalam pelaksanaan vaksinasi termasuk mereka yang terlibat lainnya.(DON/KMF-SMD)

Tiga JPT Pratama di Lingkungan Pemkot Samarinda Akhirnya Diisi Pejabat Definitif

Berita Sebelumnya

1.500 Peserta BPJS di Kecamatan Samarinda Utara, Iurannya Ditanggung Pemkot

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Kesehatan

Tinggalkan Komentar