131 Kali

SAMARINDA. Kembali Pemerintah Kota Samarinda menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD). Kali ini dari sektor Industri kepada berupa 100 baju hazmat dan 1.500 masker untuk penanganan Covid-19 di Kota Samarinda.

 

Secara simbolis bantuan langsung diterima Walikota Samarinda Syaharie Jaang didampingi istri Puji Setyowati yang juga anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim, Asisten I Tejo Sutarnoto, Asisten III Ali Fitri Noor, Plt Kadis Kesehatan Ismed Kosasih, Kadis Perindustrian M Faisal, Plt Kepala BPBD Hendra AH di rumah Jabatan Walikota, Rabu (29/4).

 

Adapun donasi diterima dari PT Samekarindo Indah, PT Astra Motor, Nuansa Elektronik, Big Mall, Surya Phone dan PT Putra Bintang Samarinda (Olympic Furniture), serta industri kecil.

 

"Kegiatan hari ini Pemkot Samarinda menerima partisipasi yang mewakili UMKM dan bidang industri berupa APD, masker, serta beberapa perlengkapan untuk pencegahan Covid-19, di bawah koordinasi Dinas Perindustrian. Semangat UMKM ini sangat luar biasa, meski mikro untuk berbuat demi kemanusiaan,” ucap Jaang.

 

Rencananya bantuan ini akan disalurkan di second line antara lain Puskesmas dan sebagainya.

 

“Karena sekarang ini para medis di Puskesmas saja lihat orang sakit juga was-was. Sebab banyak pasien yang riwayat sakitnya juga beragam jenisnya. Oleh sebab itu pasien harus jujur menjelaskan riwayatnya, sehingga bisa memudahkan penanganannya," jelas Jaang.

 

Menanggapi seperti daerah lain yang mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jaang mengungkapkan Samarinda belum perlu.

 

"Saya belum terpikir PSBB. Oleh sebab itu saya keras berbicara jangan sampai bermain-main dengan Covid-19 ini. Harus kita jaga diri kita dan sayangi keluarga kita dan seluruh masyarakat Samarinda. Kalau tidak penting jangan keluar rumah meskipun saya tahu pasti masyarakat jenuh berdiam diri, tapi demi kebaikan kita bersama harus tetap dijalankan,” tegas Jaang.

 

Buat rekan-rekan media diharapkannya terus membantu menyampaikan pesan dan himbauan tentang wabah Covid-19 ini.

 

“Supaya aktifitas ekonomi ini juga bisa tetap berjalan dengan baik dan kehidupan bisa berjalan normal. Karena kita tahu Samarinda ini dikelilingi Kutai Kartanegara, juga dekat Balikpapan dan Bontang, sehingga orang luar bisa masuk yang kita khawatirkan adalah penyebaran Covid-19 transmisi lokal karena lebih melebar kemana-mana clusternya," ungkapnya.

 

Program Pemerintah Kota Samarinda sendiri sampai saat ini sebutnya sedang membagi 34.000 lebih paket sembako untuk yang terdampak Covid-19.

 

"Ini salah satu bentuk tanggung jawab Pemkot Samarinda, belum lagi bantuan dari pusat yang sedang dalam proses," tutup Jaang. (KMF5)

 

Penulis/Fotografer: Afdani/ Fany Dwi —Editor: Doni

Diskusi Online Kupas Covid-19 Sedot Perhatian Netizen, Banyak Pertanyaan Minta PSBB

Berita Sebelumnya

1.080 Masker CSR Indomaret Diterima Wawali

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Kesehatan

Tinggalkan Komentar