193 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun kembali menegaskan soal komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di kota ini. Termasuk soal penegakan protokol kesehatan (prokes) serta larangan terhadap sejumlah aktivitas lainnya yang berpotensi menimbulkan kerumunan serta menjadi media penyebaran Covid-19.

Orang nomor satu di Kota Samarinda ini menegaskan bahwa aktivitas perekonomian tetap harus berjalan, namun di sisi lain upaya memerangi Covid-19 harus tetap dilakukan. Untuk kafe dan restoran, tetap boleh melayani pelanggan, namun wajib beli bungkus  bawa pulang alias take away dan tidak boleh makan di tempat alias dine in. Kemudian aktivitasnya hanya maksimal hingga pukul 21.00 WITA. Untuk pembatasan waktu beroperasi ini juga sekaligus berlaku bagi mall dan pusat perbelanjaan lainnya.

“Kita juga sudah membentuk Satgas (Satuan Tugas, Red) Oksigen, di mana kita tahu bahwa akhir-akhir ini tabung oksigen mengalami lonjakan harga yang tidak sesuai, termasuk juga obat-obatan,” ungkap Wali Kota.

Oleh sebab itu, AH-sapaan akrab Wali Kota Andi Harun- mengaku telah berkoordinasi dengan jajaran Polresta Samarinda untuk bisa melakukan penelusuran terhadap kelangkaan oksigen tersebut.

“Keadaan sekarang di lapangan, oksigen mengalami kelangkaan. Padahal suplayer kita tetap. Jangan sampai ke depan nantinya ada oknum yang tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan situasi seperti ini demi kepentingan pribadi. Untuk itu, saya sudah meminta bantuan kepada Kapolresta agar ini bisa dimonitor,” pungkas Wali Kota. (BAR/HER/KMF-SMD)


Lewat Potongan Dana TTP Pegawai, Warga Isoman Bakal Dibantu Obat dan Sembako

Berita Sebelumnya

Kaltim Berlakukan PPKM Level IV, Andi Harun Harap Gubernur Kumpulkan Kepala Daerah

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Kesehatan

Tinggalkan Komentar