878 Kali

SAMARINDA-Hari pertama program vaksinasi Covid-19 dimulai, Pemkot Samarinda justru menerima bantuan hibah berupa 1 unit mobil Polymerase Chain Reaction (PCR) dari salah satu perusahaan Farmasi yakni PT Sumber Rejeki Medika Jaya.

 

Penyerahannya sendiri dilakukan di teras aula rumah jabatan Walikota Samarinda, di Jl S Parman, Kamis (14/1) pagi. Nantinya dalam penggunaan, mobil PCR tadi akan dilakukan dengan sistem Kerjasama Operasional (KSO) yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab Rumah Sakit Daerah IA Moeis.

 

Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang ketika menerima langsung mobil laboratorium tersebut menyampaikan terima kasihnya kepada PT Sumber Rejeki Medika Jaya yang telah menyerahkan mobil PCR tersebut kepada Kota Samarinda dan bisa dimanfaatkan bagi Rumah Sakit IA. Moeis.

 

Menurutnya, kehadiran mobil PCR tadi sangat membantu petugas kesehatan dalam meningkatkan proses testing pada penanganan COVID-19 melalui uji spesimen dengan metode PCR.

 

“Berarti Pemkot Samarinda sudah punya 2 unit mobil PCR. Dengan mobil ini setidaknya kurang lebih 20 menit kita sudah mengetahui hasil testing melalui uji spesimen,” ungkap Jaang.

 

Menurut wali kota, selain bertujuan untuk mendukung kegiatan tracing, testing, dan treatment (3T), mobil PCR tadi juga bisa dilakukan untuk uji sampel penyakit menular lainnya, seperti TBC dan demam berdarah. Sehingga tak salah jika bantuan tersebut sangat berarti bagi Pemkot  untuk melengkapi Lab PCR disalah satu rumah sakit daerah.

 

“Jadi kita serahkan langsung hari ini kepada Rumah Sakit IA. Moeis semoga segera bisa digunakan dan kendaraan ini nantinya bisa mobile sesuai kondisi yang ada.”ungkapnya.

 

Sementara, Direktur Umum Rumah Sakit Daerah IA. Moeis, Syarifah Rahimah menjelaskan jika mobil PCR tadi hasil dari KSO antara PT Sumber Rejeki Medika Jaya dengan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang yang ditindak lanjuti oleh Rumah Sakit IA. Moeis.

 

“Jadi yang beli mobil ini PT Sumber Rejeki Medika Jaya, kami hanya bekerjasama untuk  pelayanannya. Sedangkan produsen mobil PCR ini sendiri dari Indofarma milik BUMN. Sebelum beroperasi tentunya mobil ini ada uji fungsi dulu seraya menunggu izin operasionalnya dari Dinas kesehatan Kota Samarinda.”tutur Rahima.

 

Ia berharap dengan adanya tambahan pelayanan mobil PCR tersebut setidaknya ada alternatif untuk memperoleh hasil testing yang lebih cepat. Karena realita di lapangan saat ini hasil tes antigen belum tentu menjamin seseorang terkonfirmasi positif covid atau tidak selagi hasil swab PCR belum keluar.

 

“Karena  menunggu ini membutuhkan waktu yang cukup lama menjadikan seseorang tadi ragu untuk melakukan isolasi mandiri, oleh itu dengan hadirnya mobil PCR ini setidaknya kita melakukan kerja lebih cepat dengan hasil akurat,”tutupnya. Bay/Cha/ Kmf-smd

 

Barkati Terima 78 Paket Sembako Korban Banjir dari PT Jasa Raharja

Berita Sebelumnya

Vaksinasi Perdana di Samarinda, Walikota Berharap Vaksin Bisa Melindungi Masyarakat

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Kesehatan

Tinggalkan Komentar