791 Kali

SAMARINDA. Melonjak secara signifikan kasus Covid-19 terkonfirmasi positif dari 19 menjadi 25 atau naik 6 kasus per 2 Mei dan masih bertahan hingga update data 3 Mei sore membuat Walikota Samarinda, Syaharie Jaang penting menyampaikan Press Release kepada media.

 

“Penambahan signifikan kasus positif terakhir sebanyak 6 orang sebagian besar merupakan pelaku perjalanan dari luar kota,” ucap Syaharie Jaang dalam Press Rilisnya di teras aula Rumah Jabatan Walikota, Senin (4/5) pagi.

 

Jaang merincikan hingga saat ini yang positif 25 orang kasus positif Covid-19 sampai tanggal 3 Mei 2020 pukul 17.00 wita total warga Samarinda yang menjadi Pasien Dengan Pengawasan (PDP) telah mencapai 67 kasus yang tersebar di 10 kecamatan yang ada di Kota Samarinda.

 

Dia mengatakan saat ini sudah ada 3 fasilitas kesehatan  yang berfungsi untuk penanganan Covid-19 di Kota Samarinda, yakni RSUD A Wahab Syjahranie, RSUD IA Moeis dan RS Karantina Covid-19 di Jl Wolter Monginsidi atau Gedung Bapelkes.

 

Jaang juga menyampaikan berdasar keterangan pers Bupati Kutai Kartanegara bahwa wilayah Kukar sudah terjadi transmisi lokal, sementara Samarinda dikepung oleh kabupaten Kutai Kartanegara. Selain itu tambahnya, Samarinda juga merupakan kota transit dari wilayah Kutai Kartanegra, Kutai Barat, Kutai Timur, Bontang dan Balikpapan. Sementara daerah-daerah tersebut merupakan daerah pandemi Covid-19 yang harus diwaspadai.

 

“Lewat press rilis ini saya mengingatkan (masyarakat) untuk selalu jujur dengan riwayat perjalanan yang dilakukan hingga dapat diantisipasi kemungkinan terpapar Covid-19, baik bagi petugas kesehatan maupun warga. Laporkan jika anda atau keluarga memiliki riwayat perjalanan dari negara atau daerah pandemi Covid-19 atau zona merah, serta memiliki gejala-gejala seperti deman, batuk, pilek dan sesak nafas dalam 14 hari kepulangan. Untuk pelaporan dapat menghubungi call center kami di hotline Kota Samarinda 112,” tegas Jaang.

 

Pria kelahiran Mahakam Ulu ini juga tak pernah bosan menghimbau kepada masyarakat agar penuh kesadaran melakukan upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penularan Covid-19, pertama jaga kesehatan dan tingkatkan daya tahan tubuh. Kemudian lanjutnya yang kedua, gunakan masker jika keluar rumah. Ketiga, jaga jarak fisik atau psychical distancing. Keempat, hindari berada dalam kerumunan. Kelima, tidak bepergian ke luar daerah atau mudik. Keenam, segera laporkan bagi pelaku perjalanan yang tiba dari daerah terjangkit untuk melakukan karantina sesuai dengan ketentuan.

 

“Mari kita berdoa bersama di bulan Ramadhan yang berkah ini agar kasus Covid-19 di Kalimantan Timur, khususnya di Kota Samarinda tercinta ini segera berlalu, para pasien yang positif segera diberikan kesembuhan, tenaga kesehatan dan tim gugus tugas Covid-19 senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan hingga berakhir bencana non alam ini,” tutup Jaang. (KMF2)

 

Penulis: Doni —Editor: Redaksi

Tidak Tutup Kemungkinan Samarinda Akan Mengajukan PSBB

Berita Sebelumnya

Sudah Penuhi 100 Ribu Masker, BPBD Stop Pembelian

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Kesehatan

Tinggalkan Komentar