SAMARINDA.KOMINFONEWS – Ketua Tim Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Samarinda, Suwarso, memberikan penjelasan terkait pemberitaan tentang menu MBG di SDN 004 Samarinda Utara yang pada Rabu (22/10/2025) hanya berupa telur dan makanan ringan (snack).
Suwarso, yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, mengatakan pihaknya telah melakukan konfirmasi langsung ke sekolah melalui guru penanggung jawab MBG, Ismail.
“Benar, pada hari Rabu kemarin anak-anak tidak mendapatkan nasi seperti biasanya karena tim masak sedang menjalani pemeriksaan kesehatan yang menjadi salah satu persyaratan bagi pekerja di Sentra Penyedia Pangan dan Gizi (SPPG),” jelasnya.
Ia menyebut, di SDN 004 Samarinda Utara terdapat 540 siswa penerima MBG yang mendapatkan makanan dalam beberapa sesi agar pembagian berjalan tertib.
“Biasanya jam 8 untuk kelas 1, jam 10 lewat 50 untuk kelas 5 dan 6, kemudian sekitar pukul 12.30 untuk kelas 3 dan 4 yang masuk siang,” ujarnya.
Selain itu, kata Suwarso, pada hari Kamis (23/10/2025) pihak SPPG tidak menyalurkan MBG karena terdampak banjir di wilayah Pinang Seribu, lokasi tempat produksi makanan MBG tersebut.
“Pihak sekolah juga sudah diinformasikan bahwa layanan MBG hari ini ditiadakan karena banjir, dan aktivitas memasak tidak bisa dilakukan,” tambahnya.
Meski demikian, Suwarso memastikan program MBG akan kembali berjalan normal pada Jumat (24/10/2025).
“Setelah kami klarifikasi di lapangan, tidak ada masalah berarti. Kejadian kemarin hanya bersifat sementara. Besok distribusi kembali normal seperti biasa,” tegasnya.
Ia menambahkan, dari hasil konfirmasi dengan guru pengelola MBG, anak-anak pada hari-hari biasa menyambut antusias program ini dan selalu menghabiskan makanan yang disediakan.
“Secara umum program ini berjalan baik dan bermanfaat bagi siswa, apalagi bagi sekolah-sekolah di wilayah pinggiran,” tutup Suwarso.(DON/KMF-SMR)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda
Tinggalkan Komentar