86 Kali

SAMARINDA. Pencanangan kampung Keluarga Berencana (KB) di Kota Samarinda terus berlanjut. Kali ini pencanangan kampung KB dilaksanakan bertempat di Balai Kelurahan Bukuan kecamatan Palaran, Senin (25/02)  dan sekaligus menjadikan kampung KB SEMASA (Sehat Mandiri Sejahtera)  menjadi kampung KB  percontohan di kota Samarinda.

Dalam sambutannya Walikota Samarinda Syaharie Jaang mengatakan yang terpenting bukan hanya jumlah kampung KB yang terbanyak dan bukan hanya serimonial saja tetapi bagaimana program dan fungsi keluarga, termasuk juga sebagai percontohan yang ada di Bukuan ini bukan hanya sebatas pencanangan atau peresmian hari ini dan selanjutnya, tetapi betul-betul  bermanfaat keberadaannya ditengah-tengah masyarakat dan bisa melaksanakan tugas dan fungsi  dari pada keluarga itu sendiri.

Jaang juga menambahkan bahwa yang ada dipikiran tentang KB itu dua anak cukup,  tetapi itu bukan program kampung KB, itu hanya salah satunya saja, yang terpenting adalah bagaimana fungsi keluarga, agama, sosial, lingkungan, ekonomi juga penting.

Di akhir sambutannya Jaang  mengingatkan  Kampung KB ini bukan hanya acara serimonial saja tetapi harus dilaksanakan segala program-programnya yang ada dan harus dibantu oleh seluruh OPD terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas.pemberdayaan Perempuan dan Anak,  Disdukcapil, Camat, lurah harus bekerja sama untuk memberikan penyuluhan kepada seluruh  masyarakan tentang adanya Kampung KB.

Dalam sambutan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Marnabag menyampaikan bahwa kampung KB (Semasa) ini adalah kampung KB Percontohan kedua setelah Kampung KB percontohan di Kelurahan Sindang Sari. 

Marnabas juga melaporkan bahwa Kampung KB yang telah terbentuk di kota Samarinda sebanyak  40 kelurahan, dan insyaallah pada bulan juni 2019 semua kelurahan akan membentuk Kampung KB, dan kota samarinda adalah kota yang terbanyak kampung KB se kalimantan timur.

Dan semoga kedepannya kampung KB di kota samarinda semakin berjaya. Kerena kampung KB yang di Bukuan ini sudah banyak dikunjungi dari luar daerah termasuk dari kota Bandung, yang dulunya pemkot samarinda belajar dari kota bandung sekarang pemkot bandung belajar di Bukuan termasuk kota Surabaya, dan sekarang kampung KB di kota samarinda menjadi rujukan belajar dari seluruh Indonesia, "tambahnya.(Kmf10)

Penulis: Eko

Walikota hadiri Tabligh Akbar Bersama Al Habib Jindan Bin Novel Bin Salim Jindan

Berita Sebelumnya

Dies Natalis AMA, Ingatkan Komitmen Lestarikan Kebudayaan

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Kesehatan

Tinggalkan Komentar