66 Kali

SAMARINDA. Puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke 55 tumpah ruah di halaman Museum Samarendah, Jl Bhayangkara, Minggu (10/11) pagi.

Semua lapisan masyarakat berbaur bersama mengikuti kegiatan yang telah disiapkan Dinas Kesehatan Kota Samarinda, mulai dari senam pagi, periksa kesehatan akupuntur secara gratis, hingga bhakti sosial melalui donor darah.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Drg Rustam sebelum masuk ke puncak peringatan HKN pihaknya sudah lebih dulu melakukan berbagai rangkaian kegiatan menyambut Hari Kesehatan Nasional. Di antaranya dengan melaunching minum jamu bersama, launching Posyandu Sijira, makan buah dan senam, serta konsultasi kesehatan dan seminar stunting se-Kota Samarinda.

“Alhamdulillah untuk puncak peringatannya hari ini kita mendapat support dari Rumah Sakit Daerah, UPT Puskesmas se-Kota Samarinda dan BPJS yang terlibat  untuk berperan memeriahkan peringatan HKN di Samarinda,” tutur Rustam.

Sebagai hadiah untuk peringatan kali ini tambah Rustam, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada 11 Puskesmas yang mendapatkan akreditas  paripurna, utama, hingga teraktreditas madya.

Sementara itu, Walikota Samarinda, Syaharie Jaang yang hadir menyampaikan bahwa peringatan HKN yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan merupakan salah satu implementasi program Germas (Gerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat) yang digaungkan oleh Pemerintah Pusat. Oleh itu sambung dia, semua orang berkewajiban untuk menerapkan hidup sehat.

“Makanya tema hari ini untuk HKN adalah generasi sehat Indonesia unggul,” ungkap Jaang.

Samarinda sendiri jelas Walikota 2 periode ini merupakan kota paling beruntung dibanding kabupaten lain di Kaltim. Karena sebut dia, di Samarinda semua fasilitas kesehatan terjangkau oleh masyarakat. Karenanya dia tak ingin mendengar ada keluhan dari warga yang belum mendapat pelayanan kesehatan yang maksimal.

“Di kota ini paling jauh ujung Bantuas dan Sungai Siring, tapi di kawasan itu juga sudah kita bangun fasilitas kesehatan penyangga dimana warga sekitar bisa menerima pelayanan kesehatan rawat inap,” tutur Jaang yang pagi itu hadir didamping Ketua TP PKK Samarinda, Puji Setyowati.

Oleh itu, ia berharap ada istilah Dokter dan Puskesmas Bergerak harus terus diaktifkan. Maksudnya supaya kebutuhan masyarakat akan kesehatan harus bisa maksimal terlayani. Apalagi hampir selama 10 tahun dirinya menjabat, pembangunan Puskesmas sudah luar biasa, tak hanya di dalam kota melainkan di lingkaran pinggir kota juga menjadi perhatian Pemkot mengenai fasilitas kesehatan untuk yang satu ini.

“Karena jujur kekuatan Sumber Daya Manusia sebenarnya ada pada kesehatan dan pendidikan. Apabila semua ini didukung dengan fasilitas yang bagus, maka tak menutup kemungkinan kita bisa menciptakan SDM yang unggul untuk Samarinda,” urainya menutup. (kmf4)

Penulis: Ahmad Haidir -–Editor: Echa

Lepas 800 Rider Jelajah Mahakam, Jaang Minta Diviralkan

Berita Sebelumnya

Serahkan Paket, Jaang Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Kesehatan

Tinggalkan Komentar