390 Kali

SAMARINDA.KOMINFONEWS - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kota Samarinda Hj Rinda Wahyuni Andi Harun mencanangkan Pelaksanaan Bakti Sosial Pelayanan KB Gratis Awal Tahun 2023 bagi Masyarakat di Puskesmas Sungai Siring, Rabu (18/1/2023).

“Saya menyampaikan terima kasih dengan dilaksanakannya kegiatan ini. Masyarakat menunggu-nunggu program seperti ini. Oleh karena itu kami sangat menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan DP2KB kota Samarinda ini,” ucap Rinda dalam sambutannya.

Rinda menyampaikan program pelayanan KB gratis awal tahun dalam rangka memperingati HUT kota Samarinda ke 355 dan HUT Pemkot Samarinda ke 63 ini bisa berjalan dengan lancar mencapai targetnya.


“Disamping didukung berbagai kegiatan riil di lapangan seperti pelayanan KB gratis ini, juga adanya komitmen bersama dalam keberhasilan Bangga Kencana dan memicu peningkatan target kesertaan KB, khususnya KB MKJP di kota Samarinda dan akan berdampak pada kesertaan KB MKJP secara nasional pada tahun 2023 dan penurunan angka Unmet Need (kebutuhan KB yang belum terpenuhi) sebesar 8 persen di tahun 2023,” kata Rinda.

Rinda mengatakan pasangan usia subur ini harus terus digenjot, diberikan pengetahuan dan berbagai informasi sehingga bisa mendukung menekan angka Unmet Need.

“Apalagi istilah banyak anak banyak rejeki di era mileneal dengan kemajuan teknologi saat ini tentu tidak masuk di akal kita. Oeh karena itu ayo terus bersama kita dukung program KB ini,” seru isteri wali kota Samarinda ini.

Rinda mengatakan Dasar hukum kebijakan KB mengacu kepada Undang-Undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, pasal 78 yang menyatakan program pelayanan KB mengatur kehamilan pasangan usia subur guna membangun generasi penerus yang sehat dan cerdas. 


Dikatakan pula Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang menyatakan bahwa Kebijakan KB dilaksanakan untuk membantu calon atau pasangan suami istri dalam mengambil keputusan dan mewujudkan hak reproduksi secara bertanggung jawab. 

“Pemerintah bertanggung jawab menjamin penyediaan pelayanan KB yang aman dan bermutu sesuai standar profesi dan etik, yang berkelangsungan, dan dapat menjangkau dan terjangkau masyarakat,” tandasnya.

Ia menjelaskan Program KB tidak melarang tetapi mengatur supaya kehamilan terjadi hanya apabila ibu telah siap fisik, mental dan sosial. 

Apabila ibu belum siap hamil, tapi lanjutnya, ingin membatasi atau menunda kehamilan, program KB menganjurkan ibu memakai alat kontrasepsi sesuai kebutuhan kesehatan ibu. 

Ia mengharapkan Pemerindah Kota Samarinda selalu mendukung dan berkomitmen bersinergi dan terpadu dari pemangku kepentingan dan mitra kerja untuk menunjang keberhasilan program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana ( BanggaKencana) dengan pencanangan pelayanan KB awal tahun 2023 sekaligus dalam memperingati HUT Pemerintah Kota Samarinda ke 63 dan HUT Kota Samarinda ke 355. 


“Kami PKK mulai tingkat kota, kecamatan, kelurahan hingga dasa wisma siap mendukung program KB ini,” tegas Rinda.

Sementara kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB kota Samarinda I Gusti Ayu Sulistiani mengatakan pelayanan KB gratis awal tahun ini serentak di 10 kecamatan di masing-masing fasilitas kesehatan, rumah sakit, dan Praktik Bidan Mandiri di kota Samarinda.

“Kegiatan ini untuk mendongkrak pencapaian kesertaan ber KB bagi masyarakat kota Samarinda. Program menyasar seluruh kecamatan hingga akhir bulan Februari,” ucap Ayu seraya menyebutkan kegiatan ini terselenggara berkat dukungan BKKBN Perwakilan Provinsi Kaltim.

Hadir pula dalam kesempatan itu kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim Dr Sunarto SKM, Camat Samarinda Utara Syamsu Alam, Pimpinan Puskesmas Sungai Siring dr Erik Wardana.(DON/KMF-SMR)

Asisten III Talkshow Bersama TVRI, Bahas Persiapan HUT Kota Samarinda dan HUT Pemkot

Berita Sebelumnya

Memeriahkan HUT Kota, DPRD Kota Samarinda Adakan Kejuaraan Bulu Tangkis Antar OPD Pemkot Samarinda

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Kesehatan

Tinggalkan Komentar