312 Kali

SAMARINDA. Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun tidak hanya memberikan motivasi kepada masyarakat Kota Samarinda untuk mengikuti vaksin Covid-19. Melainkan langsung aksi nyata memberi contoh kepada masyarakat.

Ini diperlihatkan dengan mengikuti vaksinasi Covid-19 bagi pejabat Eselon 2 Provinsi Kaltim, DPRD Provinsi Kaltim, DPRD Kota Samarinda, Pejabat Eselon 2 dan 3 lingkungan Pemkot Samarinda beserta tim dokumentasi dan awak media Se-Kota Samarinda, di GOR Segiri, Senin (8/3/2021).

 

“Perasaan setelah divaksin tidak ada efek apa-apa, tadi saya diberitahu oleh dokter dan tim medis untuk menunggu minimal 30 menit apakah ada reaksi atau tidak. Bila tidak ada reaksi saya boleh meninggalkan tempat, kalau ada reaksi akan dilakukan perawatan medis atau treatment. Yang jelas vaksinnya sama sekali tidak sakit dan tidak terasa,” ujar Andi Harun.

Ia menghimbau kepada masyarakat sendiri supaya mengikuti vaksin Covid-19 dan tidak takut.

“Saya sebagai Wali Kota Samarinda juga telah membuktikan divaksin untuk bisa memotivasi masyarakat semuanya,” ungkap Andi Harun seusai divaksin.

Kegiatan Vaksin Covid-19 ini sendiri adalah tindak lanjut instruksi Mendagri Nomor 4 Tahun 2021 dan hasil rapat Satgas Covid-19 Kota Samarinda.

“Kita sebagai Aparatur Sipil Negara harus memulai vaksin ini. Vaksin tahap 1 yang meliputi tenaga kesehatan sudah dilaksanakan 100 persen,” katanya.

Vaksin tahap 2 yang telah dilakukan sejak (1/3) meliput lansia, pelayanan publik, guru, pedagang di pasar, termasuk TNI / Polri sebanyak 1200 vaksin. Dan hari ini vaksinasi yang dilakukan untuk pejabat Eselon 2 Provinsi Kaltim, DPRD Provinsi Kaltim, DPRD Kota Samarinda, Pejabat Eselon 2 dan 3 lingkungan Pemkot Samarinda beserta rekan – rekan tim dokumentasi dan wartawan Kota Samarinda sebanyak 500 vaksin.

 

“Hari ini juga dilaksanakan vaksinasi terhadap pegawai Kejaksaan Negeri dan besok pegawai Kejaksaan tinggi. Sampai saat ini Dinas kesehatan Kota Samarinda telah melaksanakan program vaksinasi Covid-19 kepada lembaga – lembaga vertikan Negara yang berada di Kota Samarinda,” jelas Wali Kota Samarinda dalam sambutannya.

Dijelaskan Wali Kota Samarinda bahwa penanganan Covid-19 ini tidak bisa hanya diselesaikan oleh pemerintah saja karena Covid-19 adalah musuh bersama, tetapi partisipasi seluruh tingkat masyarakat sampai RT harus bersama gotong royong mempercepat penanganan Covid – 19 di Kota Samarinda.

“Sejak saya dilantik, saya canangkan beberapa perubahan dalam Perwali Nomor 43 untuk penanganan Covid-19. Kegiatan ekonomi saya persilahkan untuk jalan tetapi dengan standar penuh Protokol Kesehatan,” tandasnya.

Ia mengatakan penanganan Covid-19 dengan tim medisnya dan pemulihan ekonomi kedua-duanya begitu sangat penting.

“Sampai ditingkat RT kepatuhan Protokol Kesehatan harus dilaksanakan yang tentu menjadikan aparatur di pemerintahan membutuhkan waktu yang sangat ekstra untuk menumbuhkan era baru dalam penanganan Covid-19 di Kota Samarinda,” tegasnya.

Ia mengatakan Pasar tangguh Covid-19, Kampung tangguh Covid-19 nanti akan dijalankan.

“Nah, pada saat itu maka akan ada penindakan seperti operasi yustisi yang benar–benar dilakukan agar masyarakat taat melaksanakan Protokol Kesehatan. Ini memang suasana baru, sehingga kita kan terbiasa dengan perubahan baru itu. Insya Allah nanti seluruh masyarakat akan memahami kebijakan Wali Kota walaupun berat di awal namun akhirnya untuk kepentingan seluruh masyarakat,” pungkas Andi Harun.(bay/don/kmf-smd)

 

Berbasis Digital, Andi Harun Akan Tingkatkan Pelayanan Publik untuk Warga

Berita Sebelumnya

Andi Harun: Penanganan Covid – 19 Butuh Kolaborasi