55 Kali

SAMARINDA. Setelah sekian banyak kegiatan Yayasan Masjid Raya Darussalam Samarinda, seperti Madrasah Diniyah, Perpustakaan, Radio Dakwah, UPZ, Klinik Kesehatan, Majelis Ta'lim dan lainnya, kali ini mengembangkan kegiatan di bidang pendidikan dengan mendirikan Madrasah Darussalam Samarinda.

 

Kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan prasasti peresmian pembangunan Madrasah Darussalam Samarinda Jl HM Rifaddin oleh Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, Kamis (12/09).

 

Ketua panitia pembangunan Madrasah Darussalam HM Rusli mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu atas terlaksananya dimulainya  pembangunan madrasah ini terutama kepada Walikota Samarinda yang telah mempermudah proses perizinan bangunan. Disebutkannya, madrasah yang akan dibangun ini merupakan  pengembangan dari Masjid Raya Darussalam Samarinda.

 

"Mungkin semua masyarakat mengetahui bahwa Masjid Raya Darussalam cukup bersejarah karena dibangun mulai tahun 1925 dan sekarang nyaris berusia 100 tahun,“ ujar Rusli.

 

Oleh karena itu timbulah gagasan untuk membangun  lembaga pendidikan, yaitu madrasah ini yang Insya Allah akan bisa menampung 1.200 siswa, terdiri dari  Raudatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidayah (MI),  Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). 

 

Oleh itu sebutnya, misi Masjid Raya Darussalam akan lebih berkembang yang bertujuan mendukung progam  peningkatan SDM Kaltim menyongsong Kaltim Berdaulat dan pindahnya ibukota negara dari Jakarta ke Kaltim.

 

Sementara itu, Farid Wadjdy dalam sambutannya selaku Pembina Yayasan Masjid Raya Darussalam menyampaikan bahwa yayasan telah berkomitmen dengan berdiskusi panjang untuk membangun  sekolah pendidikan Islam yaitu sebuah madrasah.

 

Yayasan telah memantapkan niat, membulatkan tekad, serta ingin mewujudkan sebuah komitmen dan cita-cita dalam rangka ikut serta mewujudkan Sumber Daya Manusia Kaltim berkualitas dan unggul yang salah satu pintunya adalah melalui madrasah.

 

Gubernur Kaltim, Isran Noor mengatakan pendidikan adalah suatu sarana untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Pengetahuan adalah sarana mencapai tujuan untuk hidup  bahagia, maka dengan pendidikan dan pengetahuan akan mendapatkan kehidupan yang bahagia. Menurutnya kemajuan-kemajuan di dunia pendidikan terutama kemajuan kegiatan di bidang ilmu keagamaan Islam di Kaltim berkembang sangat pesat.

 

"Yang bisa kita lihat sekarang ini banyaknya  majelis-majelis ta'lim yang ada dimana-mana, khususnya di Samarinda tumbuh berkembang. Hampir setiap malam ada 3 hingga 4 titik pelaksanaan majelis ta'lim dan iitu adalah sesuatu yang sangat luar biasa,“ ujarnya.

 

Dalam kesempatan ini pula Walikota Samarinda Syaharie Jaang menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Samarinda sangat mendukung dengan mempermudah perizinan. Karena ini salah satu sarana peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di Kota Samarinda khususnya di bidang keagamaan. (kmf10) 

Penulis: Afdani --Editor: Doni

374 Pebulutangkis Ramaikan Kejuaraan Bulutangkis Kota Samarinda

Berita Sebelumnya

Dua Hari, TPID Eks Karesidenan Pekalongan 'Berguru' Di Samarinda

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar