269 Kali

SAMARINDA. Banjir bandang yang terjadi Kamis (7/1/2021) masih menyisakan “PR” bagi SMPN 24 jalan Pangeran Suryanata kelurahan Bukit Pinang Samarinda Ulu ini. Banjir setinggi 2 meter itu selain memporak-porandakan buku-buku, sebagian alat elektronik hingga kursi meja juga menyisakan lumpur tebal.

Senin (11/1/2021) pagi tadi Walikota Samarinda Syaharie Jaang langsung memimpin aksi bersih-bersih di sekolah tersebut dengan mengerahkan kekuatan maksimal dari berbagai OPD.

Bukan hanya Dinas Lingkungan Hidup yang menurunkan tim kebersihannya, juga ada Dinas PUPR yang mengerahkan pasukan “hantu banyu” beserta alat berat membersihkan lumpur. Ada pula pasukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Dinas Pendidikan serta Perumdam Tirta Kencana Samarinda.

Walikota pun didampingi Asisten I Tejo Sutarnoto, kepala Dinas PUPR Hero Mardanus Satyawan, kepala Disdik Asli Nuryadin, kepala Satpol PP M Darham, kepala DLH Nurahmani, Camat Samarinda Ulu M Fahmi, Kepala SMPN 24 Umar, anggota Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati dan ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Lestari.

“Hari ini kita turun dengan kekuatan maksimal membersihkan lumpur-lumpur, membersihkan buku-buku yang sudah tidak dipakai dan banyak lagi. Sampai bersih, walaupun tidak cukup dalam sehari ini saja,” tegas Jaang yang dalam kesemptan itu juga terlihat membantu mengangkat sampah-sampah buku hingga menyemprot lumpur.

Tak hanya itu, lanjut Jaang juga meminta bantuan kepada Balakarcana dalam membersihkan lumpur-lumpur tebal termasuk membersihkan ruangan.

Dikatakan Jaang sesuai apa yang disampaikan kepala sekolah, memang sekolah ini sering banjir tapi tidak seperti kemarin.

“Banjir yang sudah biasa dihadapi telah diatasi dengan merehab bangunan kelas. Sehingga masih ada yang dibagian bawah beberapa kelas yang masih banjir kalau hujan deras,” beber Jaang.

Namun lanjut Jaang sudah menginstruksikan kepada kepala Dinas PUPR untuk melakukan rehab dengan perencanaan dalam mengatasi banjir.

“Kita akan benahi sistem lingkungannya, termasuk temboknya dibenahi. Kemudian ditinggikan 1 meter untuk ruang kelas yang masih rendah dan sistem pembuangan air dari halaman langsung ke sungai,” ucap Jaang seraya mengingatkan kepala Disdik agar untuk memantau rencana rehab ini di Dinas PUPR dan Sri Puji mengamankan di anggarannya.

Tak hanya itu, Jaang juga meminta kepada anggota DPRD Kaltim Puji Setyowati agar kembali memberikan bantuan meubeler karena SMP 24 membutuhkan ini.

“Tahun kemarin ibu Puji juga membantu sekitar 1.000 meubeler untuk beberapa sekolah. Kita juga kembali meminta untuk SMP 24 ini,” beber Jaang di sela-sela kunjungannya.(don/kmf-smd)

 


Tinjau Bangunan Kantor Kejari dan MPP, Jaang Pastikan 20 Hari Ke Depan Gedung Sudah Bisa Ditempati

Berita Sebelumnya

Cerita Karir Perjalanan Hidup, Curhat Jaang Dalam Talkshow Bersama Kaltimpost

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar