83 Kali

    BULAN Maulid Nabi atau peringatan Hari Lahir Nabi Muhammad SAW telah tiba. Peringatan pun dilaksanakan hampir setiap masjid, instansi pemerintah maupun swasta termasuk organisasi.

     Tak jarang pula undangan kepada walikota pun berlapis di waktu bersamaan. Seperti kemarin, walikota Syaharie Jaang dengan waktu mepet di pagi hari berusaha menghadiri undangan di Masjid Fathul Khair Air Putih dan langsung bergeser ke masjid Al Mukarramah Jl Batu Cermin, Sempaja Utara. Kemudian di malam harinya di masjid Nurul Iman Jl KS Tubun.

    “Mohon maaf kepada warga dan pengurus masjid, jika saya belum bisa memenuhi undangan. Bukan juga pilih kasih, karena memilih yang dihadiri. Protokol juga kewalahan, dan jika tidak bisa saya hadiri, tetap ada yang mewakili untuk penghargaan dari Pemkot,” tutur Jaang.

     Seperti kemarin, Jaang hadir lebih awal di Masjid Fathul Khair, namun acara dimulai jam 9 berhubung sambil menanti kehadiran warga, kemudian jam 10 kurang setelah memberikan sambutan, langsung bergeser ke masjid Al Mukarramah.

    “Mohon maaf, setelah sambutan saya langsung bergeser lagi. Jujur, saya senang melihat besarnya antusias memperingati hari kelahiran Rasul. Termasuk yang datang ke masjid ini, ibu-ibu sampai di luar. Banyaknya yang datang ini, bukan karena walikotanya datang, tapi kecintaan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW. Inilah yang bisa menyelamatkan kita, tidak hanya dunia, tapi juga akhirat,” tutur Jaang.

    Dalam kesempatan itu, Jaang menyerahkan sertifikat tanah eks kantor kelurahan Air Putih kepada pengurus masjid, agar tanah eks kelurahan bisa untuk perluasan halaman masjid.

     Kemudian malam harinya, Jaang juga menghadiri peringatan Maulid Nabi di  Masjid Nurul Iman Kelurahan Sidodadi Jl KS Tubun. 

    Di sini juga memberikan pesan moril dan mengingatkan akan makna dari misi kenabian yang diperintahkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW.

     Sebelum itu Jaang mengungkapkan terima kasih kepada Endang yang telah mewakafkan tanahnya untuk Masjid Nurul Iman.

        "Luar biasa bu ini tanah Kota kalau dijual berapa juta, semoga amal baik beliau dibalas oleh Allah SWT, " Amin tutur Jaang.

        Penceramah dari Kota Lamongan KH Zaenal Anshari dalam tausiyahnya mengatakan, seorang mukmin di manapun ditempatkan dan sebagai apapun, harus memberi manfaat. "Sebagai Walikota, dia mukmin, sebagai Lurah, dia mukmin, menjadi pejabat, pedagang dia juga mukmin. Sebagai mukmin, di manapun dia memberi manfaat kepada semua, dan menunjukan keindahan Islam di dalam profesinya. Angkat citra Islam, bukan menjatuhkan citra agama Islam,” ujar Zaenal.(kmf)

Penulis : Tim Penulis

Walikota Keluarkan Edaran Pegawai Bawa ‘Botol’ Minum Sendiri. Wujudkan lingkungan bersih, kurangi sampah plastik

Berita Sebelumnya

“Mikiri Sosial Terus, Proyek Citra Niaga Nggak Bakalan Jalan” Jaang Minta Tim Revitalisasi Citra Niaga Maju Terus

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar