117 Kali

SAMARINDA - Program Kampung Keluarga Berencana (KB) di Kota Samarinda terus digalakkan. bahkan Rabu (26/9/2018), Walikota Samarinda Syaharie Ja'ang meresmikan Kampung KB yang ke-32. Tepatnya di Jalan Makassar RT 04 Kelurahan Sungai Siring, Samarinda Utara. Launching Kampung KB dengan tema Gerbangku Sains (Gerakan Pembangunan Warga Sungai Siring) ini sekalian dirangkai dengan peresmian Gedung Pemuda. ini merupakan kampung KB mandiri dengan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari beberapa perusahaan yang ada di sekitar Sungai Siring

di antaranya PT Puspa Juita, PT Lanna Harita Indonesia, dan CV Rizky Maha Karya Utama. "Saya katakan ini kantor sekretariat kampung KB termegah yang pernah ada di kota Samarinda. selain itu ada Gedung Pemudanya yang diperuntukkan sebagai gedung serba guna bisa digunakan sebagai aula ataupun pertemuan warga juga buat sarana olahraga. ini sangat luar biasa. awalnya saya kira hanya ada peresmian kampung KB biasa saja. ternyata juga ada penyerahan gedung yang sangat megah dan mahal seperti pabrik. ini tak lain murni 100% sumbangsih pihak swasta yang ada di Sungai Siring," jelas Jaang.

sebenarnya Program kampung KB dari pusat itu hanya 1 kampung KB per kecamatan. artinya di Samarinda sebenarnya dari pusat hanya menarget 10 kampung KB untuk 10 kecamatan. tetapi untuk Samarinda, Jaang menginginkan 1 kampung KB per kelurahan. alasannya karena kampung KB ini sangat membantu program Pemkot secara umum. "Untuk Kota Samarinda ini kampung KB yang ke-32 dan ini sudah melebihi target dari pusat. sebagaimana yang saya katakan, bahwa fungsi kampung KB itu sangat membantu program Pemkot Samarinda seperti bidang rumah tangga, keagamaan, ekonomi, kemasyarakatan, dan lain sebagainya.

Jadi sebenarnya kampung KB itu bukan hanya sebatas periksa kehamilan, pemahaman tentang kontrasepsi, kesehatan anak, tetapi juga bagaimana di dalam kegiatan ini bersilahturahmi antara masyarakat kita, sehingga terbangun masyarakat yang harmonis. karena itulah kekuatan Bangsa Indonesia dengan beraneka ragaman agama, suku, golongan, tetapi bisa bersatu. Salah satu program kerja pada jabatan saya yang terakhir adalah mau meninggalkan budaya kerukunan beragama, suku, ataupun golongan untuk Kota Samarinda," sambungnya.

Diakhir sambutannya, Ja'ang juga mengutarakan bahwa Sungai Siring sekarang bukan lagi daerah pinggiran karena jalur lingkar luar dari wilayah Kota Samarinda yang terus berkembang baik jumlah penduduknya, pemukiman, bahkan bisnis kuliner terus bertumbuh. Apalagi dengan mulai beroperasinya Bandara Internasional APT Pranoto yang menjadi pintu gerbang Kota Samarinda. "Saya ingin warga Sungai Siring menjadi percontohan karena sebagai ujung tombak pintu gerbang Samarinda terutama kampung KBnya. Kedepannya Kantor Lurah Sungai Siring juga akan kita bangun megah supaya sebanding dengan daerahnya yang semakin maju, tetapi pelayanannya harus berbanding lurus tidak ada yang mempersulit warganya," pungkas Ja'ang. (kmf5/kmf3)

Walikota Apresiasi Pengorbanan Para Pendonor Darah

Berita Sebelumnya

Jadi Ajang Silaturahmi, Jaang Minta Festival Mooncake Dilestarikan

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar