356 Kali

Dalam audensi Selasa (24/4) kemarin, di Balaikota, Ketua DPD REI Kaltim Bagus Susetyo, mengutarakan kalau Pemerintah Pusat saat ini tengah menggerakkan percepatan pembangunan perumahan khususnya bagi ASN. Menurut dia, untuk merealisasikan program tersebut sebenarnya sudah ada jalan dari tiga Kementerian yang mengarahkan kepada Pemerintah Daerah agar menyiapkan lahan yang bisa dibangun untuk perumahan tadi.

"Nah kami sebagai kalangan pengembang sendiri siap merealisasikan program tersebut selagi dipercaya oleh Pemkot, mengingat anggota kita memang memiliki keahlian disitu, jadi saya pastikan kami akan bekerja profesional." Tutur Bagus.

Sebenarnya jelas dia, REI sendiri lebih kepada membantu Pemerintah khususnya bagi para  pegawai Negeri agar bisa memiliki memiliki hunian yang berkualitas. Asalkan kesedian fasilitas penunjang seperti jalan, air bersih dan listrik juga bisa dibantu Pemerintah.

"Kalau ini terwujud tentu akan berdampak positif bagi kalangan ASN karena bisa masuk dalam instrumen peningkatan kesejahteraan bagi para pegawai."sebutnya. Tak itu saja, Bagus juga menaruh harapan kepada Pemkot agar bisa selalu terbuka dalam hal data  tata ruang kota agar pihak pengembang tidak salah kaprah untuk memulai sebuah kegiatan kontruksi.

"Kami ingin membangun properti yang sesuai dengan tata ruang yang ada di Samarinda, untuk itu pentingnya data tadi agar kami bisa tau dimana lahan terbuka hijau dimana lokasi yang boleh untuk membangun."Ungkapnya. Sementara, Pjs Walikota Samarinda Zairin Zain, mengapresiasikan langkah REI yang ingin membantu mewujudkan rumah untuk kalangan ASN. 

Bahkan kata Zairin, memang saat ini Pemerintah tengah mempalajari skema penambahan anggaran untuk perumahan bagi ASN."Kalau bisa terwujud kenapa tidak, mengingat kami juga tau kualitas REI  dalam menangani proyek Perumahan, tinggal nanti diatur pola kerjasamanya saja."ungkapnya. 

Sedangkan terkait data tata ruang kota Samarinda, Zairin mengatakan semua pihak bisa mengakses data tersebut untuk kepentingan pembangunan. Bahkan Pemkot siap buka-bukaan untuk data yang satu ini. Tujuanya agar para pengembang nantinya bisa membangun sesuai tata ruang sehingga tidak melanggar aturan.

"Kalau perlu data tersebut bisa dipajang di Dinas PUPR, supaya warga bisa melihat langsung dimana ruang yang memang tidak boleh untuk dibangun,"Ungkapnya mengakhiri.KMF4

Perkuat Statistik Sektoral, Rangkul BPS

Berita Sebelumnya

Wali Kota Tetap Perjuangkan K2

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar