60 Kali

SAMARINDA. Terus menjalin silaturahmi antara Pemerintah Kota Samarinda dengan kalangan komunitas kreatif muda Samarinda, di penghujung Ramadhan dilakukan buka bersama (bukber) di aula rumah jabatan walikota, Minggu (2/6).

"Kegiatan buka bersama dengan kami (pemkot) ini merupakan agenda rutin selama Ramadhan, namun mohon maaf belum bisa mengakomodir semuanya, dan termasuk dengan komunitas kreatif baru bisa terlaksana di penghujung Ramadhan," ucap Sekretaris Daerah (Sekda) kota Samarinda Sugeng Chairuddin mewakili walikota Samarinda dalam sambutannya.

Menurut Sugeng, pertemuan dengan komunitas kreatif ini adalah yang sekian kalinya.

"Kita pemkot selalu terbuka untuk semua komponen, termasuk dari kalangan komunitas kreatif," sebutnya

Karena lanjut Sugeng, dengan pertemuan ini bisa menjadi wadah menyampaikan ide-ide kreatif dalam mendukung pembangunan kota Samarinda yang kompleks persoalannya.

"Jadi ide-ide mereka tidak sebatas wacana dan mengambang dimana-mana bahkan di medsos, tapi kita tangkap untuk diramu dan diaplikasikan," tandas Sugeng dalam kesempatan bukber yang tausiyahnya disampaikan oleh ustadz Natsir Kadrie.

Salah satu komunitas dari Stand Up Commedi Setyawan Yogi mengapresiasi kegiatan buka bersama ini semakin mendekatkan hubungan komunikasi antara Pemkot dengan komunitas kreatif Samarinda.

"Bulan Februari kita juga sudah melakukan forum diskusi. Harapan kita setelah lebaran ada lagi forum diskusi. Kami ingin memberi kontribusi untuk kota kita," imbuh Yogi.

Begitu pula dengan Khairil Marzuki dari komunitas Gerakan Merawat dan Menjaga Parit (Gemmpar) mengharapkan pertemuan dengan lintas komunitas terus dirawat dan dipelihara karena begitu beragamnya persoalan di Samarinda yang butuh solusi dari berbagai sudut.

Senada dikemukakan Pengurus Lembaga Studi Sejarah Lokal Komunitas Bahari (Lasaloka‑KSB) Muhammad Sarip, bahwa Sekda

menyadari pentingnya kalangan milinenial sebagai kumpulan manusia energik yang punya power signifikan. "Potensi milenial perlu dirangkul untuk bersinergi membangun Kota Tepian. Karenanya, Pak Sugeng cukup aspiratif bagi generasi milenial dengan mengakomodir komunitas kreatif.  Seperti bukber ini salah satu bentuk upaya merangkul dan membina komunikasi dengan komunitas-komunitas kreatif yang eksis di Samarinda," katanya.

Sarip berharap jalinan silaturahmi antara Pemkot dan komunitas-komunitas berlangsung secara berkesinambungan. "Kalau boleh saran, pertemuan bisa setiap triwulan atau caturwulan. Pertemuan seperti ini hendaknya bisa menjadi urun rembuk yang berefek positif bagi perbaikan kota, lebih dari sekadar formalitas dan seremonial," katanya.

Adapum komunitas yang hadir, diantaranya Xubjective, Selili Muda, GEMMPAR, Skyscrappercity Samarinda, Komunitas Buku Etam, Jaring Penulis Kaltim, Lasaloka-KSB, Earth Hour, Samarinda Creator, Stand Up Commedy, Muda Mengajar Samarinda, Samarinda Typography dan lainnya.(kmf2)

Penulis/Editor: Doni

Baru Dilantik, IKAPTK Langsung Aksi Nyata

Berita Sebelumnya

"Selamat Jalan Ibu Ani..."

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar