73 Kali

SAMARINDA. Walikota Samarinda, Syaharie Jaang bersama Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Irham Waroihan, Kqq1epala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda Totok Mukarto melepas tali tambatan simbolis keberangkatan kapal milik H Amir yang mengangkut bantuan dari warga Samarinda untuk korban Tsunami dan Gempa Palu, dan Donggala, Rabu (3/10/2018) pagi.

“Alhamdulillah, hari ini kami melepas  perdana kapal pengangkut bantuan, yang hari ini mengangkut bantuan logistik dari semua warga Samarinda termasuk bantuan dari Pak H Amir sekaligus pemilik kapal. Kami juga menyerahkan simbolis kepada KSOP satu truk bantuan berasal dari semua lapisan masyarakat yang dihimpun dari Dompet Samarinda Peduli. Bantuan ini akan diberangkatkan selanjutnya,” ungkap Syaharie Jaang di Pelabuhan Samarinda.

Menurut Jaang, mereka kembali mengaktifkan Dompet Samarinda Peduli sejak terjadinya Tsunami dan Gempa di Sulawesi Tengah. Di mana baru-baru ini, melalui Dompet Samarinda Peduli juga menggalang dana Rp 570-an juta lebih telah disalurkan ke gempa Lombok, termasuk sebelumnya kepedulian di gempa Padang, gempa Jogja.

“Dompet Samarinda Peduli ini kerjasama Pemkot - Sapos dengan membuka rekening BNI. Sejak Tsunami, di setiap acara, saya langsung menggalang dana, apapun kegiatan yang saya hadiri. Seperti penutupan Popprov, peresmian di Kantor Pelayanan Pajak. Selama dua hari kami menghimpun dana dan saldo dari sebelumnya, kita belikan bantuan logistik sebanyak satu truk yang akan dikirim dengan dukungan KSOP,” ucapnya.

Jaang menyebutkan akan menggerakan potensi-potensi penggalangan dana dari semua OPD, kelurahan, kecamatan bahkan sekolah sekolah melalui Dinas Pendidikan. 

“Kita akan terus menggalang dana, boleh juga langsung mentransfer ke rekening dompet Samarinda Peduli (BNI 454566999) yang tiap hari kita tayangkan nominal bantuan dan yang memberikan bantuan. Dana yang terkumpul ini akan dibelikan bantuan,” sebutnya.

Menurutnya, bantuan bukan hanya logistik makanan, tapi juga sampai urusan pakaian dalam wanita termasuk pembalut dan pampers bayi.

“Kita juga membuka posko terpadu di KSOP Pelabuhan Samarinda untuk menghimpun barang-barang, karena tidak mudah mengirimkannya. Kalau ada yang mau menyumbang langsung berupa barang, bisa ke posko terpadu, atau membantu dana bisa ke rekening dompet Samarinda Peduli,” terangnya.

Adapun bantuan dana dari dompet Samarinda Peduli yang akan dikirim pada pemberangkatan selanjutnya berupa terpal 10 buah, terpal 8x10 10 buah, selimut 100 buah, mie instant 150 doz, sabun mandi 10 dus, sabun cuci 10 doz, sikat gigi 10 dos, pasta gigi 10 doz, pembalut wanita 10 doz, pampers 10 doz,  celana dalam pria 21 lusin, celana dalam wanita 21 lusin dan baju kaos 15 lusin.

Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Irham Waroihan menjamin bantuan dari warga Samarinda termasuk yang dihimpun dari Korem sendiri akan sampai tepat sasaran dan aman.

“Rencananya kita akan mengirim anggota langsung, namun sesuai instruksi kami berkoordinasi dengan Korem Palu. Nanti langsung dikawal anggota Korem Palu termasuk pendistribusiannya, sehingga aman dan tepat sasaran,” sebut Irham.(kmf2/kmf3)

Jaminan Kesehatan di Samarinda Kini Jadi Rujukan Jamin Pengobatan Tanpa Batas Hingga Cuci Darah

Berita Sebelumnya

Jaang: Jangan Hanya Bisa Beli, Wajib Dirawat Dapat Bantuan Pusat, Mobil Tinja di Samarinda Kini Jadi 8 Unit

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar