2696 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Lembaga advokasi disabilitas di kota Samarinda, yakni Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (Sigab) akan melakukan asesmen terkait Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Pro Bebaya) yang diluncurkan Pemkot Samarinda.

Ketika melakukan audensi bersama Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun, Kamis (9/6/2022) sore di gedung Balai Kota, Koordinator Sigab kota Samarinda, Rica Rahim menjelaskan lembaganya ini mendapat dukungan penuh dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Pemerintah Australia dalam menjalankan program asesmen tadi.

“Kebetulan ada empat provinsi yang terpilih untuk mendapat dukungan dari Bappenas dan Pemerintah Australia ini, selain Kaltim, ada Yogyakarta, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur,” kata Rica yang hadir bersama anggota Sigab sore itu .

Samarinda dan Balikpapan sambung dia, akan dijadikan pilot project dalam mendukung program Pemerintah selain memperjuangkan hak-hak para penyandang disabilitas.


Di kota Samarinda sendiri, pihaknya akan membentuk fasilitator di enam Kelurahan. Diantaranya, Kelurahan Mugirejo, Kelurahan Air Putih, Kelurahan Air Hitam, Kelurahan Karanganyar, Kelurahan Bandara dan Temindung Permai.

“Jadi kita dikontrak sepuluh bulan untuk enam kelurahan ini dulu, nanti kalau diperpanjang hingga lima tahun, maka tak menutup kemungkinan akan kita bentuk fasilitator di 59 Kelurahan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, lembaganya nanti akan memonitor capaian program pro Bebaya yang isinya terdiri dari 60 persen infrastruktur dan 40 persen pemberdayaan masyarakat untuk enam Kelurahan tersebut. Selain juga melakukan asesmen tentang Perfektif  disabilitas untuk memastikan mereka mendapatkan pemenuhan hak sebagai warga Samarinda.

“Untuk itu kami minta izin ke pak Wali Kota  agar mulai Minggu depan tim bisa bergerak di tiga kelurahan dulu,” pintanya.


Sementara, Wali Kota Dr H Andi Harun menyambut baik program yang dicanangkan Sigab untuk melakukan asesment khususnya terhadap program Pro Bebaya.

“Jadi saya apresiasikan gerakan ini, selain membantu mensukseskan visi misi pemerintah, ada niat mulia  juga untuk memonitor pemenuhan hak-hak para penyandang disabilitas yang ada di Samarinda,” kata Wali Kota.

AH begitu Andi Harun disapa, pun akan segera menyurati 59 Lurah untuk membantu Sigab dalam mendata warganya yang masuk kategori sebagai penyandang disabilitas. Tujuannya guna memastikan pendataan berlangsung tepat sasaran dan hasilnya dapat ditindaklanjuti.

“Begitu juga dalam mendukung potensi bakat penyandang disabilitas, Pemkot  pastinya selalu mensupport mendorong pemberdayaan ekonomi dengan membantu pelatihan hingga alat-alat pendukung untuk menciptakan lapangan pekerjaan melalui Disnaker. Bahkan saya siap hadir untuk membuka pelatihan kewirausahaan untuk teman-teman penyandang disabilitas,”janji Wali Kota menutup. (CHA/DON/KMF-SMD)

Dukung P3DN, Pemkot Samarinda Targetkan Minimal 40 Persen Belanja Produk Dalam Negeri

Berita Sebelumnya

Hadiri Dialog Nasional, Wawali : Pemkot Siap Mendukung Percepatan IKN Nusantara

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar