43 Kali

SAMARINDA. Kepengurusan KONI Kota Samarinda periode 2019-2023 yang baru ini bisa berani mencari terobosan variasi serta inovasi baru dengan melibatkan swasta dalam bentuk kerjasama atau lainnya dengan dikolaborasikan dengan dukungan Pemkot Samarinda.

Hal ini disampaikan Asisten III Setda Samarinda Ali Fitri Noor dalam sambutannya mewakili walikota Samarinda Syaharie Jaang pada pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Samarinda, Minggu (19/5) di Ballroom Lt 10 Hotel Selyca Mulia Samarinda dirangkai silaturahim berbuka puasa seluruh pengurus baru.

Ikut hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua III KONI Provinsi Kaltim Muslimin, Kadispora Samarinda Erham Yusuf, Kepala BPKAD Samarinda Toni Suhartono, Ketua dan Pengurus Cabor se-Kota Samarinda, dan undangan terkait lainnya. 

“Dengan kolaborasi Pemkot dan Swasta, sehingga menjadi sinergi yang bagus bahwa pengurus KONI Kota Samarinda tidak hanya bersandar pada APBD tetapi juga bisa berjuang mencari pada sumber lainnya. Ini harus dibuktikan,” tegas Ali.

Menurutnya dengan nahkoda baru dimana kepengurusan masih fresh dan spirit yang luar biasa diharapkan bisa berprestasi yang lebih baik lagi baik di tingkat nasional dan internasional seperti yang diharapkan bersama.  

“Kepengurusan KONI Kota Samarinda yang baru harus bisa membuktikan dan menjawab untuk bisa berbuat lebih pada PON 2020 mendatang di Papua. Sejatinya Bapak Walikota akan datang langsung ke acara ini namun dengan padatnya jadwal safari Ramadhan beliau menugaskan saya untuk menghadiri acara pelantikan ini dan berpesan untuk terus mensupport olah raga yang ada di Kota Samarinda. Perlu diketahui Samarinda adalah kota besar dengan segudang atlit dengan 70 persen kontingan PON Provinsi Kaltim berasal dari Samarinda. Kemudian kita juga didukung infrastruktur dan fasilitas olah raga yang ada baik dimiliki Kota Samarinda ataupun Provinsi Kaltim ada disini, sehingga tidak ada alasan lain untuk tidak kita manfaatkan demi prestasi olehraga.” jelas Ali Fitri Noor. 

Ditambahkannya, prestasi dalam bidang olah raga juga suatu nilai tersendiri yang diberikan para atlit untuk ikut dalam pembangunan Kota Samarinda. “Kedepannya Samarinda akan terus menjadi kota metropolitan, semua olah raga yang mempunyai prestasi kita harapkan bisa diadakan di Kota Samarinda. Tentang sentilan keuangan yang telah disampaikan pengurus KONI, saya juga merasa dan tahu persis dinamika yang ada di dalam KONI tersebut, bagaimana cara mengurus atlit yang tidak mengerti managemen dan administrasi dan lainnya karena tugas atlit adalah berlatih dan bertanding. Oleh sebab itu dengan kepengurusan yang baru ini diharapkan KONI bisa memanagemen dengan baik baik biaya dan anggaran seluruh atlit yang ada di Kota Samarinda,” tambahnya.

Dikatakannya, Ali sebagai Asisten yang membidangi Administrasi dan Umum yang ikut duduk dalam panitia anggaran juga akan memperjuangkan anggaran untuk bidang olah raga.

“Kita akan berharap bahwa usulan yang telah disampaikan bisa terukur dengan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah yang ada,” tandasnya. 

Ketua KONI Kota Samarinda yang baru Aspian Nor menjelaskan dalam bulan Ramadhan yang penuh berkah ini KONI Kota Samarinda menyelenggarakan pelantikan ketua dan pengurus yang baru periode 2019 – 2023 dengan tujuan untuk dipersiapkan menuju PON di Papua 2020. 

“Dalam momentum ini pula, KONI Kota Samarinda kembali menyusun program kerja dengan visi misi organisasi. Saya sebagai ketua terpilih mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk menyongsong KONI Samarinda agar lebih baik lagi, oleh sebab itu dukungan serta kerjasama seluruh pengurus sangat diharapkan demi kemajuan KONI Kota Samarinda kedepannya yang kita impikan bersama,” terang Aspian dalam sambutan perdananya.

Sedangkan Wakil Ketua III KONI Provinsi Kaltim Muslimin yang berkesempatan melantik Kepengurusan KONI kota Samarinda yang baru juga menjelaskan garis besar pemilihan ketua organisasi itu adalah sebuah dinamika yang sudah biasa. 

Ada beberapa pesan dari KONI Provinsi Kaltim antara lain KONI Kota Samarinda  segera melaksanakan konsolidasi kepada seluruh Cabor dalam naungannya perlu diketahui ada 56 Cabor dan 8 Badan Fungsional yang akan menjadi tanggung jawab ketua yang baru. 

Ia berpesan Ketua KONI Kota Samarinda yang baru untuk terus membangun komunikasi dengan Walikota, Ketua DPRD Kota Samarinda, termasuk Kepala Bappeda dan Kepala BPKAD yang juga di back up dengan seluruh pengurusnya bersama – sama dengan ketua yang baru bisa terus membesarkan Kota Samarinda sebagai kota Atlit.

Selain itu pesan KONI Provinsi Kaltim kepada KONI Kota Samarinda adalah segera mengadakan rakor dengan seluruh pengurus untuk menyusun program dalam jangka pendek dalam APBD dan jangka panjang dalam APBDP karena dalam rangka persiapan pra PON dan PON 2020 di Papua. 

“Perlu kita ketahui 70 persen atlit memang ada di kota Samarinda seperti gulat, taekwondo, silat, panahan. Pengurus KONI yang baru diharapkan bisa terus memberi semangat pada cabor yang selalu langganan juara umum dan juga terus memberi semangat terhadap cabor yang belum dapat juara umum untuk pembenahan kordinasi dengan bersama–sama mewakili nama Provinsi Kaltim,” tutupnya. (kmf5)

Penulis: Afdani — Editor Doni

Apel Kebangkitan Ke 111, Bangkit Kembali Bersatu Pasca Pemilu

Berita Sebelumnya

Di Nur As-Sunnah Palaran, Jaang Ingatkan Jaga Kondusif Kota

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar