170 Kali

    SAMARINDA. Akhirnya secara resmi Kick Off Kampung Berseri Astra (KBA) Samarinda Kelurahan Budaya Pampang Samarinda Utara dimulai dengan ditandainya pemukulan gong oleh Walikota Samarinda Syaharie Jaang di Lamin Budaya, Kamis (22/11).

    KBA sendiri Corporate Social Responsibility (CSR) Astra Group dengan tujuan mewujudkan kampung yang sehat, cerdas dan produktif dengan dikembangkan bersama program 5 tahun.  

    “Saya sangat bersemangat menyambut Group Astra Fondation bersama anak – anak mudanya, mereka ingin membantu Pemkot Samarinda selama 5 tahun untuk ikut membangun bagaimana Pampang ini menjadi daerah yang semakin baik lagi melalui program KBA. Program CSR dari Astra Group ini sangat bagus karena bisa ikut membangun budaya lokal," ucap Jaang. Sebenarnya lanjut Jaang, untuk budaya di Samarinda yang terus didorongnya sampai ke tingkat nasional dan International itu ada dua selain Pampang dengan budaya Dayak Kenyahnya juga ada Kampung Tenun di Samarinda Seberang dimana disana terdapat penenun asli Sarung Samarinda yang sudah turun temurun berasal dari Sulawesi Selatan.

    "Karena kita ketahui bersama Sarung Samarinda namanya juga sudah jadi ikon Nasional, bahkan seragam pegawai Pemkot Samarinda untuk hari Kamis bermotif Sarung Samarinda dan juga Sarung Samarinda kami jadikan cindera mata untuk tamu–tamu yang datang,” terang Jaang.

    Apalagi lanjut Jaang setelah resmi ada penerbangan langsung dari Bandara International APT Pranoto Samarinda ke beberapa Kota besar di Jawa akan semakin mendekatkan ke daerah lainnya.

    “Dengan adanya Bandara APT Pranoto tentunya akan mempermudah para wisatawan untuk datang, dan saya yakin sektor wisata kedepannya akan semakin bergeliat di Kota Samarinda. Beberapa pekan lalu kami bersama Lurah, Kepala Adat dan lainnya habis mengadakan studi tiru di desa wisata adat Panglipuran di Bali, meskipun tidak dibisa ditiru semuanya tetapi saya sangat bersemangat bagaimana Pampang dan Kampung Tenun bisa dikembangkan seperti disana, nantinya kita akan bekerjasama dengan Asosiasi travel untuk menarik wisatawan,” tambahnya.  

    Akan tetapi dengan dibukanya promosi wisata di Pampang dan Kampung Tenun ada beberapa pesan Jaang terhadap masyarakat sekitar.

    “Dengan dipromosikannya Budaya Pampang seperti ini tentunya masyarakat harus siap dengan perubahan. Kerukunan antar warga baik suku Dayak, Jawa, Sulawesi yang tinggal disekitar harus terus dijaga dengan baik sampai kapanpun, semua yang kita lakukan untuk kebaikan bersama. Dan yang tak kalah penting lingkungan harus bersih, keamanannya harus dijaga serta ramah kepada pengunjung juga jaringan telekomunikasi di Pampang harus lancar karena dari sana informasi promosi akan bisa dilakukan," ungkap Jaang.

    Menurutnya selain jaringan telekomunikasi yang menjadi PR  bersama, juga masalah jalan yang belum disemenisasi, akan dilanjutkan. "Program Pemkot nanti juga menyiapkan Gapura untuk masuk Desa budaya Pampang,” jelas Jaang.

    Sementara itu menurut Koordinator Kick Off KBA Samarinda Erwin Susanto, Astra Group tidak hanya berhenti sampai merealisasikan KBA itu saja yang rencananya dilaksanakan di Desa Budaya Pampang.

    Setelah itu Astra Group juga akan menggandeng Instansi terkait, Biro Travel, Garuda Indonesia untuk ikut menarik para wisata untuk datang dengan membuka jalur destinasi wisata yang ada di Kota Samarinda.

    “Program KBA diharapkan tidak berbenturan atau tumpang tindih dengan program dari institusi lain baik swasta maupun pemerintahan. Karena tujuan KBA sendiri lebih fokus pada mensejahterakan masyarakat lokal dengan program Pendidikan, Kewira usahaan, lingkungan dan kesehatan,” tutupnya.

    Acara tersebut dihadiri Tokoh Adat Dayak, Dandim 0901/ Samarinda Letkol Inf. M.Bahrodin, Kepala Dinas Pertanian Ary Yasir Pilipus, Danramil, Camat, Lurah, Sekretaris Diskominfo Kota Samarinda, Astra Group dan undangan terkait lainnya. (kmf5)

Penulis:Afdani

ASN Raih Satyalencana, Harus Jadi Teladan

Berita Sebelumnya

Jaang: Jadikan Memetik Cabai Program Wisata

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar