184 Kali

SAMARINDA. Kicau Burung Walikota Samarinda Cup se-Kaltim I Tahun 2019 dengan 4 kelas sebanyak 256 kategori diikuti lebih 1.500 peserta, baik dari Samarinda, PPU, Bontang, Kutai Kartanegara, Berau, Balikpapan dan Kutai Timur.

Berlangsung di halaman parkir Balaikota Samarinda, kegiatan yang berlangsung Minggu (1/9) dari pukul 10.00-18.00 ini dibuka Wakil Walikota Samarinda Muhammad Barkati dan ditutup Walikota Samarinda Syaharie Jaang, sekaligus menyerahkan hadiah utama doorprize sepeda motor yang diraih Untung Kicau Mania dari Palaran.

Selain sepeda motor yang diraih Untung yang mengikuti di Kelas Walikota A dengan jenis burung Cucak Ijo, puluhan hadiah doorprize lain seperti lemari es maupun peralatan elektronik lainnya juga dibawa pulang para peserta yang beruntung.

Walikota Samarinda ketika menutup lomba begitu mengapresiasi kegiatan yang dimotori Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda ini. Jaang mengajak kepada para peserta agar menyiapkan diri untuk event berikutnya yang lebih besar lagi pada Hari Jadi Kota Samarinda dan HUT Pemkot Samarinda Tahun 2020.
 
Orang nomor satu di Samarinda itu mengintruksikan kepada Kadis Kominfo, Aji Syarif Hidayatullah untuk menyiapkan event berikutnya yang lebih besar. Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa dirinya adalah penggemar ayam serama dan ayam ketawa. 

"Setiap pagi dan sore saya selalu menyempatkan  memberi makan. Stress dan uyuh hilang," tutur Jaang.

Sebelumnya Barkati menyampaikan antusiasme luar biasa dari Kicau Mania se-Kaltim.

"Saya melihat ini terbanyak yg dilaksanakan di Samarinda. Seperti level nasional. Ini menunjukkan Dinas Kominfo efektif dalam promosinya," ucap Barkati.

Menurutnya, hobi itu tidak dilihat dari materi. 

"Hadiah yang didapat tidak seberapa kalau menilai materi. Tapi ini adalah kepuasan diri dan kepuasan batin terhadap hobi burung," ungkap Barkati.

Ia pun berharap kontes kicau mania ini mampu memberikan dorongan tidak hanya bagi pecinta burung, namun juga mendorong para penghasil pakan di Samarinda dan ikutan lainnya, serta pedagang kecil saat pelaksanaan kontes. Dua juga mendorong agar Diskominfo untuk lebih rutin mengadakan kontes sejenis ini.

"Kalau bisa setahun dua kali. Kita harus ikuti antusiasme masyarakat agar mereka juga semangat mengembangkan peliharaan mereka," bebernya.

Aji Syarif Hidayatullah mengakui awalnya mereka hanya mengundang para komunitas burung. Namun tak menyangka antusias dari para komunitas begitu banyak.

"Sehingga tawaran Pak Wali dan Pak Wawali harus diakomodir untuk dilaksanakan setahun dua kali, terutama pada HUT Samarinda tahun depan," tegas Dayat demikian Aji disapa.

Ia memastikan HUT Kota Samarinda nanti juga akan menggelar kontes kicau mania, untuk tetap memelihara antusiasme masyarakat khususnya bagi pecinta burung.

"Ini juga upaya kami untuk menghidupkan sejumlah media hiburan, sehingga kalau ada informasi penting dari pemerintah bisa kita sampaikan melalui ajang seperti ini," paparnya.

Bahkan Dayat bertekad kontes ini menjadi berkesinambungan dan kalau bisa skala nasional. Seperti Jarwo Cup yang ada di Kota Surabaya dan Piala Raja di Yogyakarta.

Dayat juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak para sponsor, baik dukungan materi maupun non materi, serta kerja keras panitia.

Selain menyiapkan puluhan doorprize, panitia juga menyiapkan hadiah uang tunai jutaan rupiah, sertifikat, piala dan plakat  bagi pemenang di 4 kelas, terdiri dari Kelas Walikota, Kelas Wakil Walikota, Kelas Sekda, dan Kelas Kadis Kominfo. (tim kominfo)

Raih Suara Terbanyak, Isteri Walikota Dilantik Jadi Anggota DPRD Kaltim

Berita Sebelumnya

1.000 Anak Ikuti Gerakan Membaca Di Taman Samarendah

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar