60 Kali

SAMARINDA. Wakil Wali Kota Samarinda Dr H Rusmadi mengingatkan kepada warga Samarinda untuk selalu menegakkan protokol kesehatan Covid-19.

 

“Walaupun dari hari ke hari kasus Covid-19 terus menurun, warga harus tetap menegakkan protokol kesehatan. Jangan juga takut, tapi tidak boleh sombong apalagi lengah seperti di India,” ungkap Rusmadi dalam sambutannya pada Safari Ramadhan shalat Tarawih di masjid Nurul Hidayah Kelurahan Tanah Merah, Senin (3/5/2021) malam.

 

Menurut Wawali hal ini penting disampaikannya, melihat perilaku warga di Samarinda yang sudah mendekati lebaran semakin besar pula keinginan untuk memenuhi kebutuhan lebaran.

 

Sehingga lanjutnya seperti terlihat kemacetan luar biasa di sekitaran pusat perbelanjaan dan pasar-pasar.

Ia juga menyampaikan bahwa hari ini sudah memasuki 67 hari dari program 100 hari kerja Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun dan Wakil Wali Kota Samarinda.

 

“Dalam program 100 hari, kami juga memberikan perhatian prioritas soal kebersihan termasuk penanganan sampah. Kami melakukan relokasi TPS yang berada di pinggir jalan protokol. Karena jalan raya merupakan garda depan. Jangan sampai pertama kali datang tamu langsung melihat sampah,” beber Rusmadi yang hadir bersama Kabag Kesra Abdul Jami dan Camat Samarinda Utara Syamsu Alam.

 

Apalagi katanya sampah erat kaitannya dengan banjir. “Setiap kali selesai banjir, pasti yang kita temui tumpukan sampah,” ungkapnya.

 

Ia mengatakan persoalan banjir memang tidak bisa setahun dua tahun tuntas. “Tapi paling tidak kami bisa mengurangi luas genangan dan lamanya genangan. Kuncinya kita memastikan lancarnya air di parit-parit menuju ke sungai. Parit ini bukan tempat jualan, tapi tempat jalannya airnya,” tegas Rusmadi.

 

Di akhir sambutannya, Rusmadi kemudian menyerahkan dana bantuan untuk masjid Nurul Hidayah.(DON/CHA/KMF-SMD)

 

Rinda Wahyuni: Jangan Mudik, Patuhi Protokol Kesehatan

Berita Sebelumnya

Kemacetan Mulai Terjadi, Andi Harun Instruksikan Bentuk Posko Terpadu di Pasar

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar