30 Kali

SAMARINDA. Kehadiran Joyful Music School (JMS) dibawah naungan Mahavihara Sejahtera Maitreya Samarinda (Buddhist Centre) diharap bisa menjadi perintis bertumbuhnya sekolah musik di Kota Samarinda yang akan memberikan dampak positif untuk warga.

“Atas nama Pemkot, kami memberikan apresiasi atas pembukaan Joyful Music School. Semoga sekolah ini dapat menjadi motivasi tersendiri bagi yang lainnya untuk mendirikan sekolah musik lain di Kota Samarinda,” ucap Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin ketika mewakili Walikota saat Grand Opening JMS di ballroom Buddhist Centre baru-baru ini.

Sugeng meyakini untuk membangun sekolah ini, JMS tidak setengah-setengah dan sekolah ini akan fokus memberikan program belajar yang tersistem, instruktur yang profesional, fasilitas lengkap, modern dan menyesuaikan perkembangan zaman, serta kebutuhan bermusik di Indonesia.

“Kami juga bangga, sekolah musik ini didirikan atas gagasan kawan-kawan umat Budha, tapi tidak hanya dikhususkan untuk umat Budha saja melainkan semua kalangan, baik Islam, Katolik, Kristen, maupun Hindu. Maha Vihara Sejahtera Maitreya Samarinda saat ini kami nilai telah memberikan sumbangsih yang tidak kecil pada bidang pendidikan, kesenian, kebudayaan, sosial dan sebagainya. Ini dukungan besar di dalam melaksanakan pembangunan demi mensejahterakan masyarakat,” ucap mantan Camat Sungai Kunjang tersebut.

Lanjut menurut mantan orang nomor satu di Kelurahan Sidodadi ini, kebersamaan ini merupakan faktor penting mengingat tidak mungkin pemerintah berjalan sendiri melaksanakan pembangunan.

“Berhasil membangun kebersamaan, dengan demikian pada hakikatnya sudah memberi kita modal besar menuju terwujudnya masyarakat sejahtera. Karena itulah kami tidak pernah bosan mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan, kebersamaan dan kekompakan. Semoga dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam melaksanakan program kerja di semua bidang,” tuturnya.

Sementara itu, penanggungjawab JMS Pandita Hendri Suwito menyampaikan rasa syukurnya karena dalam waktu yang cukup singkat dapat mendirikan JMS. “Dengan waktu sekitar 2,5 bulan kami menyiapkan seluruh kelengkapan dan keperluan JMS. Termasuk mendatangkan instruktur dari luar Samarinda yang telah berpengalaman,” ungkap Hendri.

Menurutnya keberadaan JMS menjadi kesempatan bagi warga Samarinda dan sekitarnya untuk dapat menyalurkan bakat bermusik dan memberikan warna, serta pilihan.(kmf2)

Penulis/Editor: Doni

Sugeng Beri Motivasi Mahasiswa KKN

Berita Sebelumnya

2.651 Peserta BPJS PBI APBN Non Aktif Per 1 Agustus Segera Diambil Alih Pemkot

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar