27 Kali

    SAMARINDA.Walikota Samarinda Syaharie Jaang menyebut, saat ini pangsa pasar peredaran uang terbesar ada di Samarinda.

    Bahkan kata dia, hal itu harus diakui oleh PT Bank Mandiri melalui transaksi di puluhan kantor cabang yang ada di Kaltim, hanya di Samarinda peredaran uang nasabah paling tinggi.

    Pernyataan tadi disampaikan Jaang saat menghadiri Launching Lucky Dip milik Bank Mandiri, di area Water Park, Perumahan Citra Land, Minggu (24/11) pagi.

    "‎Ini menjadi bukti bahwa kondisi ekonomi di kota Samarinda menunjukan trend positif, walaupun di awal sempat lamban tapi Alhamdulillah terus tumbuh," ungkap Walikota.

    Apalagi sambung dia, seiring dibukanya rute penerbangan ke pulau Jawa dan Sulawesi melalui bandara APT Pranoto, pastinya bakal merangsang transaksi belanja‎ di kota Tepian akan semakin tinggi.

    "Karena saya yakin warga Kukar, Bontang, Kutim dan Kubar bakal terbang lewat Samarinda, tentu akan ada efek positif bagi kota ini, karena mereka belanja, makan dan nginap di Samarinda otomatis tanpa disadari mereka akan membantu menyumbang PAD untuk Samarinda," urai Jaang.

    Begitu pun terkait dengan sistem pembayaran Non Tunai yang saat sekarang sudah berjalan, Walikota Samarinda ini memberikan apresiasi kepada para perbankan yang telah  menerapkan‎ sistem transaksi dengan uang elektronik sebagai bagian dalam membantu Pemerintah dalam mewujudkan program Smart City.

    "Karena fasilitas yang ada di Samarinda semua sudah modern mulai dari ritel ‎hingga pusat pembelanjaan seperti Mall dimana sistem pembayaran sudah bisa menggunakan uang elektronik. Jadi secara pribadi saya memberikan apresiasi kepada para perbankan yang telah mencoba membangun aplikasi pembayaran moderen untuk menunjang dan mempermudah proses transaksi belanja warga," tutup Jaang mengakhiri.(kmf4)

Penulis: Echa

Habib Husein: Kalau Bisa Tambah 1 Periode Lagi

Berita Sebelumnya

Program Kerja Tak Usah Muluk-Muluk. Jaang Minta Pengurus IPDP Tangkap Peluang Efek Bandara APT Pranoto

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar