126 Kali

SAMARINDA. Seakan tak pernah putus, berbagai bantuan terus mengalir ke Pemerintah Kota Samarinda dalam upaya melawan penyebaran Virus Corona Disease (Covid-19) di Kota Tepian.


Setelah Ritel Indomaret, kini perusahaan batubara di bawah naungan Gadjah Tunggal Group, yakni PT Bukit Baiduri Energi (BBE) dan PT Khotai Makmur Insan Abadi menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 200 set, masker kain 200 pcs dan sembako sebanyak 100 paket. Bantuan tadi diterima langsung Walikota Samarinda, Syaharie Jaang,  Jumat (8/5) pagi di teras aula rumah jabatan Walikota di Jl S Parman.


“Alhamdulillan saya ucapkan terima kasih kepada manajemen perusahaan PT BBE dan PT Khotai Makmur Insan Abadi yang telah berempati memberikan bantuan untuk menambah kebutuhan APD bagi tenaga medis dan masker, serta sembako untuk warga yang terdampak terhadap pandemi Covid-19 di Samarinda,” ucap Walikota mengawali sambutannya pagi itu.


Jaang yang didampingi istri Puji Setyowati, serta para pejabat teras di Lingkungan Pemerintah Kota memberikan apresiasi kepada dua perusahaan tadi yang sigap melihat kondisi dialami negara saat ini. Tentunya melalui aksi tadi sangat membantu ruang gerak Pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Samarinda.


“Seperti APD ini sangat kita butuhkan, nantinya bakal kita sebar ke tenaga kesehatan yang berada di Puskemas,” ujar Jaang.


Begitu juga dengan bantuan paket sembako, harapannya bisa menutupi kebutuhan warga Samarinda yang mungkin sampai hari ini belum menerima paket dari Pemerintah yang sudah lebih dulu disalurkan lewat Dinas Sosial.


Jaang dalam pidatonya juga menyinggung kalau dirinya bersama istri mempunyai ikatan emosional yang kuat bersama PT BBE. Dimana jelas Walikota dua periode ini, sebelum berkarir di dunia politik, Jaang pernah bekerja di perusahaan di bawah naungan PT Gadjah Tunggal Group ini sejak tahun 1990.


“Jadi hubungan emosional saya bersama BBE ini sangat kuat sekali. Karena sebelum berkarier di dunia politik, saya bersama istri juga pernah mengabdi di PT BBE. Insya Allah dokumentasi penyerahan hari ini akan langsung kita share ke mantan atasan saya yang berada di Singapore sebagai ucapan terima kasih,” aku Jaang.


Jaang yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Samarinda ini berharap langkah sosial yang dilakukan PT BBE dan PT Khotai Makmur Insan Abadi bisa ditiru perusahaan lain yang ada di Samarinda dalam menyikapi keadaaan sosial yang tengah dihadapi masyarakat yang terdampak terhadap pandemi Corona. Karena kata dia, langkah yang dilakukan Pemkot sekarang masih belum cukup apabila tidak didukung pihak swasta yang ikut bergandengan tangan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.


Sementara Project Manager PT BBE, Ronald Barus mengatakan jika perusahaannya telah menyiapkan sebanyak 2.000 APD yang telah dibagikan untuk fasilitas kesehatan yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara, Samarinda dan Kutai Timur. Sedangan 200 APD yang diserahkan pagi itu ke Pemerintah Kota merupakan CSR tahap kedua dari 1.000 APD yang telah disiapkan.


“1.000 APD pertama sudah lebih dulu kami serahkan langsung ke Rumah Sakit I.A Moeis dan AW Sjahranie hingga tenaga kesehatan yang berada di Sangkulirang dan di Kalimantan Tengah,” urainya.


Ia menambahkan, jika permintaan mendesak dari Pemkot Samarinda, maka tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menyerahkan kembali kebutuhan yang diminta tadi sebagai bentuk kepedulian dalam penanganan Covid-19 di Kota Samarinda. (KMF4)


Penulis: Ahmad Haidir—Editor: Doni

Penerbangan Terbatas, Dinkes Samarinda Ingatkan Protokol Kedatangan Di Bandara

Berita Sebelumnya

Gencarkan Berjarak, Pola PKK Cegah Covid-19 Bersama Kader Posyandu

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar