35 Kali

SAMARINDA. Walikota Samarinda Syaharie Jaang berharap besar berdirinya Pondok Pesantren Tebuireng Jombang di Kota Samarinda untuk mencetak SDM berkualitas, berahklak dan beretika berlandaskan agama dalam menghadapi tantangan sekarang ini.

 

"Pemerintah Kota Samarinda mendukung sepenuhnya pendirian Ponpes yang ke 15 di Kota Samarinda," ucap Syaharie Jaang dalam sambutannya pada peletakan batu pertama Ponpes di bawah Pengasuh KH Shalahuddin Wahid (Gus Sholah) di Gang Saka, Jalan Suryanata, Senin (16/9) sore.

 

Peletakan batu pertama sendiri dilakukan pengasuh Ponpes KH. Abdul Hakim Mahfudz, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi dan Walikota Samarinda Syaharie Jaang. Selain mengapresiasi kehadiran Ponpes tersohor ini, Jaang juga menyampaikan terima kasih kepada Sis Purwanto yang telah mewakafkan tanahnya seluas kurang lebih 5 hektare tersebut untuk ponpes ini. Dirinya berkeinginan agar Pemerintah Kota Samarinda bisa membantu.

 

“Kita wajib membantu agar kelak anak–anak kita bisa berada di pesantren ternama ini dan mengikuti pendidikan, serta mendapat pendidikan dengan kualitas yang lebih baik. Mengenai jalan yang harus di cor, kita akan coba cek apakah Gang Saka sudah masuk perencanaan Musrenbang. Kalau tidak ada dananya, kita coba mintakan ke Pak Wagub,” kata Jaang.

 

Sebelumnya KH. Abdul Hakim Mahfudz mengatakan akan berusaha mencarikan yang terbaik untuk dikirimkan ke Ponpes Tebuireng Samarinda. Dia berharap Ponpes Tebuireng Samarinda bisa berkembang cepat di masa yang akan datang dan menjadi salah satu pusat pendidikan di daerah Kalimantan Timur.

 

“Kami dari Tebuireng akan berusaha sekeras dan semaksimal mungkin untuk beraktifitas, Tebuireng akan mengirimkan ustadz-ustadznya ke tempat ini, karena di Tebuireng itu ustadz yang sudah lulus kembali dilatih secara khusus selama 4 bulan supaya bisa menangani santri dan membimbing mereka,” ujar Abdul Hakim.

 

Hal ini senada dengan apa yang diutarakan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi yang mendukung penuh berdirinya Ponpes ternama tersebut.

 

“Kami Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendukung 1.000% berdirinya Ponpes di Kota Samarinda ini, membangun tidak mungkin kita sendirian. Oleh karena itu, kita harus bekerjasama. Pak Sis Purwanto tidak boleh masuk surga sendirian. Agar kita semua masuk surga, maka kita semua harus bersama-sama membangun pondok pesantren ini,” ucap Hadi.

 

Usai melakukan peletakan batu pertama, panitia mengadakan lelang amal 3 buah buku yang pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur, Walikota Samarinda dan perwakilan dari pengusaha Erwin membanderol masing–masing buku tersebut seharga Rp. 50 juta, sehingga total lelang amal terkumpul Rp. 150 juta. (kmf13)

 

Penulis: Ferdi -- Editor: Doni

Jaang Resmikan 7 Kampung KB di Samarinda Ulu

Berita Sebelumnya

Buka Rakerda UKS, Sekda Minta Sekolah Yang Mulai Kendor Agar Dievaluasi

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar