738 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun menghadiri peresmian dan pemberkatan Gereja Katolik Stasi Santo Gabriel Pampang (Gereja Ulin), Minggu (9/10/2022).

Dalam sambutannya, Andi Harun menyampaikan ucapan selamat atas dilaksanakannya kegiatan peresmian dan pemberkatan gereja katolik Stasi Santo Gabriel Pampang yang berlokasi di Kelurahan Budaya Pampang.

“Ini tentu menambah daya tarik, bobot dan kualitas dari Kelurahan Budaya Pampang dengan hadirnya gereja yang sangat spektakuler ini,” ucap Andi Harun.

Pembinaan dan pembangunan di bidang agama di Kota Samarinda, lanjut Andi Harun, selalu mempunyai kedudukan dan peranan yang sangat penting, sebagai bagian integral dari upaya untuk meletakkan landasan moral dan spiritual yang kokoh bagi terciptanya kualitas sumber daya manusia. Dimana hal itu menurutnya merupakan salah satu modal penting bagi keberhasilan pelaksanaan program-program pembangunan.


“Agama harus mempersatukan umat, agama tidak boleh menjadi penghambat, agama justru menjadi pengungkit kebersamaan, kebhinekaan dan persatuan agar seluruh tujuan nasional dan tujuan pembangunan dapat berjalan, lebih tinggi lagi, agama tidak boleh menjadi alasan untuk kita saling membenci, atau alasan apapun untuk tidak saling menghormati, agama harus berangkat dari para umatnya, agama dan suku bangsa apapun kita ikrarkan selain menjadi alat pemersatu juga sebagai tonggak terdepan menjadi faktor utama dalam berhasilnya pembangunan diberbagai sektor,” ujarnya.

Seiring dengan kemajuan pembangunan daerah saat ini, menrutnya hal itu patut untuk disyukuri bersama. Dia berharap dengan banyaknya sarana ibadah mampu melahirkan masyarakat yang religius yang senantiasa mampu menjaga kerukunan hidup dengan seksama, khususnya di Kota Samarinda yang memiliki latar belakang penduduk dengan suku dan agama yang beragam.


“Disinilah peran penting pemuka agama, termasuk pada pendeta dan tokoh gereja agar mampu memberikan bimbingan kepada umat, khususnya jamaat gereja katolik Stasi Santo Gabriel Pampang agar bisa secara bersama-sama menjaga ketenangan dan keharmonisan hidup ditengah masyarakat.

Orang nomor satu di Kota Samarinda ini juga mengimbau kepada seluruh pemuka agama lain untuk betul – betul secara konkret membuktikan bahwa seluruh masyarakat bisa hidup tenang dan damai dalam keadaan suasana berbahagia dengan perbedaan agama di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Selain isu fanatisme agama yang memecah persatuan dan menggoyahkan nasionalisme yang tidak kita harapkan, fanatisme agama juga tidak menghambat pendirian tempat-tempat ibadah bagi agama yang lain,” ucap Andi Harun.


Andi Harun mengaku takjub melihat gereja yang seluruh bangunannya terbuat dari kayu ulin. Menurutnya bisa saja gereja tersebut merupakan gereja satu-satunya berbahan ulin yang ada di Indonesia.

“Ini bukan hanya kebanggaan orang katolik, ini kebanggaan kita semua, kebanggan Kota Samarinda dan kebanggaan Provinsi Kalimantan Timur, bahkan bisa jadi ini suatu hari akan menjadi kebanggaan Indonesia,” tutup Andi Harun. (FER/KMF-SMR).

Jadi Pembicara di Pelatihan PKA, Wali Kota Minta Pejabat Eselon III Harus Bisa Rumuskan Isu Strategis

Berita Sebelumnya

AWARD Bagi ASN dan Program Probebaya yang Berprestasi

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar