75 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun ikut hadir dalam kegiatan pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Samarinda periode 2021 - 2026 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Senin (21/6/2021) siang. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan selamat kepada DPC PPDI Samarinda yang baru saja dilantik, dengan harapan untuk bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan visi perjuangan PPDI yaitu terwujudnya masyarakat inklusif, partisipatif, dan kesamaan kesempatan disabilitas dalam segala aspek untuk meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas.

"Penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat yang mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban dalam kerangka pembangunan. Oleh sebab itu, diperlukan penghormatan atas harkat dan martabat manusia yang melekat dan pemenuhan hak-hak disabilitas hingga mendapatkan penerimaan penuh di segala lapisan masyarakat," ujar Andi Harun.

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda lanjut dia,  tidak bersikap diskriminatif serta memberikan kesempatan yang sama dalam bermasyarakat. Hal ini menjadi bentuk dukungan yang bisa diberikan kepada penyandang disabilitas agar dapat terus berkarya. Hal ini dibuktikan  dengan adanya  kurang lebih 60 orang staf PTTB Pemkot Samarinda yang merupakan anggota PPDI Kota Samarinda.


Penyandang disabillitas ujar dia, harus memiliki hak untuk mendapatkan kesempatan yang sama dengan yang lain di hadapan hukum. Mereka juga berhak mendapatkan perlindungan dan manfaat hukum yang setara tanpa mendapat diskriminasi.

"Dalam hal ini termasuk kesamaan dan kesempatan yang setara terhadap fasilitas dan layanan publik. Hal ini bertujuan untuk memberi kesempatan hidup secara mandiri dan berpartisipasi secara penuh dalam semua aspek kehidupan," ujar Andi Harun.

Ia juga berharap agar semua anggota PPDI Cabang Kota Samarinda bisa kreatif dan inovatif melahirkan ide memberdayakan diri melalui program-program yang tepat guna untuk mendorong taraf hidup dan kesejahteraan.

"Saya yakin keluarga besar PPDI Kota Samarinda dapat diandalkan tanpa minder. Harus percaya diri yang tinggi dan di hadapan kebijaksanaan pemerintah tanpa diskriminatif. Saya memberi ruang sebesar-besarnya kepada seluruh penyandang disabilitas untuk terus berkarya dan berpartisipasi dalam visi membangun Samarinda sebagai kota pusat peradaban," tukasnya.


Ketua DPC PPDI Kota Samarinda, Rika Rahim mengatakan PPDI merupakan organisasi payung dan beranggotakan beragam  organisasi disabilitas di Indonesia. PPDI memiliki jaringan kerja hampir di seluruh provinsi di Indonesia.

"PPDI periode ini akan menyelaraskan misi dan program kerja agar serasi dengan visi-misi Pemkot Samarinda. Kami menyadari saat ini bukan waktunya untuk menuntut atau mengeluh, namun bagaimana para penyandang disabilitas  bisa dilibatkan serta berperan dan menjadi bagian dalam pembangunan di Kota Samarinda," ucapnya.

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPDI Kaltim, Ani Juhairiyah menyebut PPDI sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan. Ani juga menyampaikan yang dihadapi oleh disabilitas saat ini adalah masalah vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), di mana semuanya belum paham secara utuh.

"Jadi perlu sosialisasi masalah Covid-19 bagi penyandang disabilitas, di mana kami termasuk paling rentan, tapi tidak paham tentang pentingnya vaksinasi," terangnya. (EKO/HER/KMF-SMD)


Sistem OSS, Ruang Diskresi Wali Kota Makin Sempit Pelaku Usaha Lebih Tertib Aturan

Berita Sebelumnya

Bahas APBD-P dan APBD 2022, Andi Harun: Banjir dan Pro-Bebaya Tak Bisa Ditawar

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar