1067 Kali

SAMARINDA KOMINFONEWS - Rangkaian Hari Jadi Ulang Tahun (HUT) ke-19 Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) Kaltim mulai digelar. Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun berkesempatan membuka secara langsung kegiatan yang terlaksana selama empat hari di halaman Gor Kadrie Oening Sempaja Samarinda, Kamis (14/7/2022) pagi tadi.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, Bagus Susetyo mengatakan, Ikapakarti Kaltim dibentuk oleh para sesepuh dan tokoh masyarakat Jawa yang ada di kota Samarinda pada 19 tahun silam. Dimana para sesepuh tadi bersepakat untuk membentuk suatu wadah untuk menjalin silaturahmi antar keluarga Jawa.

“Kami juga mengedepankan filsafat  orang terdahulu yang mengatakan dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung, dimana pun orang Jawa berada selalu mengedepankan persaudaraan, teloransi antara suku, agama dan ras,”sebutnya.

Sementara, Sekretaris Ikapakarti Kaltim M Samsun menambahkan jika gebyar seni budaya dan UMKM yang digelar dari tanggal 14 hingga 17 Juli 2022 ini sebagai wujud dari rasa syukur pengurus dan anggota yang telah melewati pandemi Covid 19 selama kurang lebih 3 tahun.

“Jadi dalam rangkaian kegiatannya panitia akan menghadirkan pelaku UMKM sebagai bentuk untuk membangkitkan ekonomi masyarakat Samarinda selain diisi dengan rangkaian kebudayaan mulai dari Reog, Jaranan serta kesenian Jawa lainnya dan akan ditutup pagelaran Wayang Kulit dengan mengundang dalang kondang dari Blitar, Jawa timur yakni Ki Anom Dwijokangko. Semua ini disajikan untuk mengobati kerinduan kampung halaman selama kurang lebih 3 tahun tidak bisa pulang dikarenakan pandemi Covid 19."tutur Samsun mewakili ketua umum Ikapakarti Kaltim Dr H Rusmadi yang sedang tugas ke luar daerah.

Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun dalam sambutannya, mengapresiakan rangkain HUT Ikapakarti Kaltim ke 19 tahun yang telah melibatkan pelaku  UMKM dari 10 Kecamatan di Kota Samarinda dalam menyemarakan hari jadinya.

“Saya juga  mengapresiasikan Ikapakarti Kaltim yang selalu mengedepankan rasa persaudaraan, guyup dan rukun dengan memperhatikan prinsip-prinsip demokrasi, peran serta masyarakat, pemerataan dan keadilan dengan memperhatikan potensi dan keanekaragaman kultur daerah tanpa membeda-bedakan suku, agama dan golongan,”puji Wali Kota.

Ia berharap, Ikapakarti bisa berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Samarinda dalam mendorong perwujudkan Samarinda sebagai kota pusat peradaban.

Karena menurutnya, paguyuban dianggap mampu meningkatkan sektor sosial dan ekonomi. Oleh itu pentingnya mempunyai program dalam mengangkat drajat dan ekonomi agar kemanfaatan organisasi tadi dapat dirasakan langsung oleh warga di paguyuban itu sendiri.

“Apabila semua paguyuban berperan seperti itu maka akan menimbulkan efek yang dasyat dan bisa membantu pemerinta secara signifikan dalam penanggulanga angka kemiskinan,”urai Wali Kota.

Mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltim ini juga berpesan kepada  paguyuban di Samarinda termasuk Ikapakarti bisa membuat pelatihan-pelatihan kewirausahaan bagi anggota maupun warga yang memiliki kesulitan pekerjaan. Tujuannya agar masyarakat bisa memiliki skill untuk berusaha sesuai kemampuan bakat yang dimiliki masing-masing.

“Semoga dengan kehadiran paguyuban semakin merekatkan ikatan kewargaan di tengah kemajemukan suku bangsa, agama dan golongan, sehingga dapat  memperkokoh dan memperkuat kesatuan serta persatuan,”ungkap Andi Harun memungkasi. (EKO/CHA/KMF-SMD)


Pernikahan Dini Meningkat, PKK Road Show Sekolah dan Universitas

Berita Sebelumnya

Meriahkan HKG PKK ke 50, Gelar Lomba Penyuluhan dan Yel Yel

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar