49 Kali

SAMARINDA.KOMINFONEWS - Setelah dibuka Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun Minggu (5/9/2021) pagi tadi, sore harinya giliran wakil wali kota Samarinda Dr H Rusmadi menutup kontes ikan hias Koi yang berlangsung di aula GOR Segiri Samarinda, Kalimantan Timur.

Kontes bertajuk 1st Samarinda Young Koi Show 2021 itu diikuti 542 ekor ikan koi dari 92 tim.

“Kami Pemerintah Kota mengapresiasi kegiatan hari ini. Penghargaan ini lahir karena penyelenggaraan ini dilaksanakan di masa pandemi Covid-19 dengan protokol kesehatan. Pemkot Samarinda sejak adanya pandemi menempatkan bahwa keselamatan dan kesehatan penting, tapi ekonomi juga sama pentingnya,” ungkap Rusmadi dalam sambutannya.

Menurut Rusmadi ekonomi macet tentu akan berpengaruh terhadap daya tahan tubuh warga.

“Ketika stres karena masalah ekonomi, sehingga daya tahan tubuh menurun dan membuat mudah terpapar virus. Jadi kesehatan dan ekonomi suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam penanganan Covid-19. Jadi ekonomi harus digerakkan,” tandas Rusmadi yang didampingi Kepala Dinas Perikanan Syam Saimun.

Oleh karena itu lanjut Rusmadi kontes Koi tersebut sesuatu yang positif dalam rangka menggerakkan ekonomi.

“Kontes hari ini tidak hanya diikuti pencinta Koi Samarinda, Balikpapan, Bontang, Tenggarong tapi juga dari Banjarmasin dan Yogyakarta,” ungkap Rusmadi.

Ia mengharapkan kontes ini bukan pertama dan terakhir, namun secara periodik berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam rangka menggerakan ekonomi.

Rusmadi mengutarakan pula pandemi di Samarinda  semakin turun. Dari zona merah ke orange juga ada yang kuning.

“Tapi yang namanya Covid-19 harus diwaspadai, karena kita tidak tahu kapan berakhir. Selama kegiatan menjaga protokol kesehatan, Pemkot Samarinda Insya Allah akan mensupport,” ucap Rusmadi.

Wawali juga menyampaikan terima kasih kepada ketua Mahakam Koi Club (MHKC) Hari S dan ketua Balikpapan Koi Club (BPKC) Hendi R sehingga bisa berkolaborasi melaksanakan kontes Koi sebagai wadah bagi para pencinta Koi serta menggerakan ekonomi. (DON/CHA/KMF-SMD).


Pasca Banjir Bukuan, Wali Kota Tinjau Sungai Alam dan Drainase

Berita Sebelumnya

Andi Harun : Budi Daya Ikan Koi Bisa Jadi Pemicu Peningkatan Ekonomi

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar