37 Kali

      SAMARINDA. Gema Musabaqah Tilawatil Al Qur'an (MTQ) tingkat kecamatan masih berlangsung. Di waktu bersamaan, Jumat (22/2) malam dilaksanakan upacara pembukaan MTQ di kecamatan Sambutan langsung oleh walikota Samarinda Syaharie Jaang dan di kecamatan Samarinda Seberang diwakilkan kepada Plt Asisten I Tejo Sutarnoto.

      Pembukaan MTQ ke-41 Tingkat Kecamatan Sambutan berlangsung di halaman Masjid Jami An Nuur, Jalan Sungai Kapih RT. 01 Kelurahan Sungai Kapih sedang Samarinda Seberang di halaman Masjid Al Firdaus kelurahan Baqa.

        “Sebenarnya karena MTQ ini tingkat kecamatan yang membuka sebenarnya Camat. Ini sebagai surprise yang spesial untuk Kecamatan Sambutan karena malam ini kalau tidak salah pembukaan MTQ yang terakhir tingkat kecamatan di seluruh Kota Samarinda. Tidak mengurangi rasa hormat saya kepada kecamatan lainnya yang kebetulan tidak sempat saya buka dikarenakan ada jadwal lainnya yang berbenturan. Sebetulnya pada malam hari ini ada yang bersamaan dengan Kecamatan Samarinda Seberang tetapi jadwal yang lebih masuk dulu adalah Kecamatan Sambutan sehingga tim Protokol mengarahkan ke sini untuk penjadwalan,” jelas Jaang.

        Seperti tema yang diangkat Kita Perkuat Pondasi Al Quran dalam Kontek Kehidupan Pribadi, Keluarga dan Masyarakat Berbangsa dan Bernegara. “Saya terus mengajak seluruh masyarakat Samarinda tidak henti – hentinya untuk terus berdoa semoga kota kita dijauhkan dari mara bahaya. Karena anak–anak inilah nantinya yang melanjutkan perjuangan Bangsa dan Negara, karena pondasi yang utama adalah Agama," ucapnya.

        Ia berharap kegiatan MTQ ini bisa berjalan dengan lancar, siapapun yang menjadi juara umum nantinya akan mewakili Kecamatan Sambutan di MTQ Tingkat Kota Samarinda. 

        “Bagaimanapun kegiatan MTQ ini kita laksanakan setiap tahun di Kota Samarinda, mungkin di tempat lainnya bisa juga dua tahun sekali dan sebagainya. Oleh sebab itu MTQ jangan sampai dijadikan acara seremonial belaka, ramai–ramai defile, tetapi bagaimana manfaat dari MTQ ini bisa menjadi ajang pembinaan kita dalam memahami dan mengimplementasikan Isi Al-Quran. Tadi panitia mewakili masyarakat juga mengatakan terima kasih kepada semuanya atas tersambungnya jembatan Mahkota II, karena dengan tersambungnya jembatan ini, bukan hanya berkembangnya ekonomi dan percepatan pembangunan didaerah Sungai Kapih saja. Harapan kita juga untuk memperlancar arus lalu lintas supaya tidak ada penumpukan kemacetan di Jembatan Mahakam sebagai arus hilir mudik dari ke Samarinda ke Seberang,” ungkap Jaang. 

        Pada sambutannya Jaang juga mengingatkan untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), 17 April 2019 mendatang. “Kepada seluruh masyarakat jangan lupa tanggal 17 April 2019 kita datang ke TPS untuk melakukan pencoblosan, kita ciptakan suasana yang tetap damai kondusif.  Untuk tahun ini kita memilih lima kali yaitu Presiden, DPR RI, DPR Provinsi, DPRD, DPD. Pada kesempatan ini saya sampaikan seluruh elemen pemerintahan mempunyai kewajiban untuk terus mensosialisasikan sampi ke tingkat masyarakat agar bisa ikut mensukseskan Pemilu tahun 2019 dengan datang ke TPS,” tutupnya.

        MTQ tersebut akan diselenggarakan mulai tanggal 22-27 Februari 2019 dan diikuti 5 Kelurahan yang ada di Kecamatan Sambutan dengat total 165 kafilah antara lain Sindang Sari 34 Orang, Pulau Atas 35 Orang, Makroman 31 Orang, Kelurahan Sambutan 31 Orang, Sungai Kapih 34 Orang.(Kmf5/kmf2)

Penulis: Afdani & Doni

Tabligh Akbar Bersama Ustadz Abdul Somad

Berita Sebelumnya

Kelurahan Bugis Juara Umum MTQ Samarinda Kota

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar