1478 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Pemerintah Kota Samarinda tak akan bisa bekerja sendiri dalam melaksanakan program kerjanya termasuk mewujudkan visi Wali Kota Dr Andi Harun dan Wakilnya Dr Rusmadi mewujudkan Samarinda kota Pusat Peradaban.

“Kita Pemerintah Kota, memerlukan energi-energi dari berbagai pihak untuk melaksanakan pembangunan. Salah satunya energi yang lahir dari KAHMI. Pemerintah membutuhkan pergerakan KAHMI untuk berkontribusi membangun daerah. Pergerakannya yang dilakukan bukan sewaktu menjadi aktivis tapi sekarang pergerakan pun sangat dibutuhkan,” ucap Asisten I Setda Samarinda Dr Ridwan Tassa dalam sambutannya mewakili Wali Kota Samarinda pada Rapat Kerja dan Pelantikan Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) kota Samarinda di ball room Hotel Aston Samarinda, Sabtu (8/1/2022).

Apalagi lanjut Ridwan para pengurus KAHMI dan Forhati Samarinda merupakan para tokoh-tokoh dan dulunya para pentolan aktivis.

“Kami memerlukan inovasi, ide-ide, pergerakan baru dari teman-teman di KAHMI dan Forhati, sebuah konsep yang begitu baik di masa mendatang bersama mewujudkan 10 program prioritas Pemkot Samarinda. KAHMI tidak hanya menjadi penonton tapi berkontribusi nyata dan riil,” tegas Ridwan.

Untuk itu Ridwan mengajak saling bersinergi, dengan semangat baru mewujudkan Samarinda kota pusat peradaban.


“Sekarang saatnya kita mengejawantahkan menjadi pergerakan yang riil antara KAHMI bersama pemerintah. Kami dari Pemkot Samarinda meyakini potensi keintelektualan dan kecerdasan emosional yang dimiliki bisa berkolaborasi dan sinergitas membangun kota,” tandasnya.

Sebelumnya Ketua Majelis Daerah KAHMI kota Samarinda Mudiyat Noor mengatakan tekad kuat mereka bersama-sama dalam bersinergi dan kontribusi membangun daerah.

“Kepengurusan kami mayoritas para tokoh dan bahkan ada beberapa pimpinan media. Kami berharap bisa bersama-sama berdiskusi, bersinergi, berkolaborasi membantu kota Samarinda dalam mewujudkan sebagai kota pusat peradaban dan bersiap sebagai kota penyangga Ibu Kota Negara,” tegasnya.

Ia mengatakan sebagai kota penyangga atau berada di sekitar IKN minimal harus setara pembangunannya.

“Kami pengurus siap membantu Pemkot Samarinda untuk bersama-sama mewujudkan visi kota Samarinda sebagai kota pusat peradaban,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Diskusi Publik  dengan tema Mengokohkan Sinergitas KAHMI Mendorong Samarinda Sebagai Kota Pusat Peradaban.

Dalam diskusi ini, wali kota Samarinda yang didaulat sebagai narasumber diwakilkan kepada Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Syafaruddin, bersanding dengan dua narasumber Koordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI Kaltim Prof Dr Aswin dan akademisi Dr Rosmini.(DON/CHA/KMF-SMD)


Muscab HPI Samarinda, Wawali Akui Peran Penting Pramuwisata

Berita Sebelumnya

Hadiri Paripurna HUT Kaltim, Wali Kota Samarinda Pastikan Selalu Dukung Program Pembangunan Pemprov

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar