49 Kali

SAMARINDA. Walikota Samarinda Syaharie Jaang dan Wakil Walikota Samarinda M Barkati meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Kamis (10/10). Hadir pada peresmian itu, diantaranya, Dandim 0901 Kolonel Kav. Tomi Kaloko Utomo, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto, Asisten II Endang Liansyah, Asisten III Ali Fitri Noor.

 

Jaang mengatakan hadirnya SPBU tersebut tentu akan memiliki dampak baik dalam membantu pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Samarinda. Dengan bertambahnya SPBU di daerah itu, maka kebutuhan BBM diharapkan semakin mudah didapat.

 

"Dengan adanya SPBU yang baru ini diharapkan akan lebih memudahkan masyarakat dalam melakukan pengisian bahan bakar. Apalagi fasilitas pengisian bahan bakar ini letaknya paling utara di Kota Samarinda, sehingga dirasa sangat mendukung keberadaan Bandara APT Pranoto," ujarnya.

 

Selain itu, Jaang juga memberikan apresiasi atas acara peresmian dimaksud. Menurutnya, kehadiran SPBU jelas mendorong masyarakat dalam memajukan usaha yang dimilikinya untuk bisa lebih cepat berkembang, sebab kebutuhan masyarakat akan lebih cepat dan lancar dengan adanya pelayanan yang maksimal dari pihak SPBU.

 

Sementara Wakil Walikota Samarinda M Barkati yang mewakili pemilik SPBU dalam sambutannya mengatakan tujuan membangun SPBU tersebut agar mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya.

 

"Tujuan kami membangun SPBU ini hanya untuk memudahkan masyarakat agar mudah mengisi bahan bakar minyak. Karena sebelumnya bisa kita lihat disini sangat jauh. Selain itu sangat rawan, sebab kita tahu lintasan Jalan Poros disini semua pengendara memacu kendaraannya cukup tinggi. Jadi kita membuat tempat ini selain sebagai pengisian bahan bakar, juga bisa untuk transit istirahat sejenak," tuturnya. (kmf13) 

Penulis: Ferdi --Editor: Doni

Genjot Kunjungan, Walikota Berikan Apresiasi Bagi Pengelola Objek Wisata

Berita Sebelumnya

Lantik MP-PKD, Wawali Tegaskan Akan Tegas Terhadap Korupsi

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar