45 Kali

SAMARINDA. Belum sepekan dilantik oleh walikota Samarinda Syaharie Jaang kepengurusan anyar Dewan Pengurus Kota Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Samarinda periode  2019-2022 langsung melakukan aksi nyata.

Libur cuti bersama dimanfaatkan para alumni dengan berbagi bingkisan lebaran kepada senior purna tugas dan penyapu jalan, petugas sampah, pedagang asongan dan pemulung.


Penyerahan diawali di halaman Museum Samarinda, kemudian anggota IKAPTK menyebar ke 10 kecamatan membagikan total 100 bingkisan, seusai shalat Subuh Senin (3/6).

Kemudian tim lainnya dengan dipimpin langsung Ketua IKAPTK Samarinda Sugeng Chairuddin membagikan 10 paket lebaran ke 10 senior yang sudah purna tugas dengan mendatangi rumah masing-masing.

"Setelah dilantik, ini adalah kegiatan sosial pertama yang kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan," ucap Sugeng yang juga Sekretaris Daerah Kota Samarinda ini.

Menurut Sugeng IKAPTK harus eksis dan peka. "Mari kita bersatu dan berbuat, tidak ada senioritas di dalam IKAPTK, tapi kita tetap menghargai para senior," imbuh Sugeng.

Sugeng menyampaikan terima kasih kepada para alumni yang mau mengeluarkan rejekinya untuk berbagi sehingga terlaksananya kegiatan sosial itu.

"Bingkisan yang kita bagikan ini murni dari kumpulan teman-teman alumni. Dalam waktu yang singkat, teman-teman bergerak cepat mengumpulkan dana dan membeli logistiknya sehingga bisa berbagi. Tentunya ini karena kebersamaan, kekompakan dan kepekaan tinggi terhadap sesama," imbuhnya.

Sugeng mengatakan memberikan bingkisan kepada para senior yang sudah purna, tidak lain untuk bersilaturahmi dan menggali pengalaman serta memotivasi para alumni sebagai junior yang masih mengabdi di pemerintahan.

Seperti halnya ketika rombongan bersilaturahmi ke kediaman Nazuar Effendi mantan Camat Samarinda Ilir yang telah purna tugas di tahun 1999 semasa bertugas di Propinsi.

Nazuar merasa senang dikunjungi para alumni, apalagi langsung dipimpin alumni yang telah berhasil menjadi Sekda sebagai jabatan tertinggi di pemkot Samarinda.

"Kita harus kompak, karena yang kita perbuat ini juga untuk masyarakat. Ilmu etam (kita dalam bahasa Kutai,red) di pamong semua ada tapi bukan teknis benar, makanya ditempatkan dimana aja semua tahu," ungkapnya.

Pelajaran lain yang didapat ketika bersilaturahmi ke kediaman senior M Yusran Djapri, di usia 79 masih memonitor perkembangan pemerintahan, hanya mendengar di radio karena penglihatannya sudah terganggu.

"Wayah dulu kecamatan hanya 4, sekarang sudah 10 kecamatan. Aku jua tahu pak Sugeng diangkat di kebersihan, ketua Bappeda, asisten sampai sekda, aku mendengar semua di radio," ungkapnya seraya mengaku ketemu Syaharie Jaang di masjid sewaktu masih menjabat Wakil Walikota.

Adapun senior yang mendapat kunjungan silaturahmi diantaranya M Yusran Djapri, Nazuar Effendi, Nazarudin, Asmawati dan Mariati.

Adapun beberapa pengurus IKAPTK yang merupakan pejabat di Pemkot Samarinda yang terlibat ke lapangan diantaranya Kepala Dinas Pertanahan Syamsul Qomari, kepala DLH Nurrahmani, Kabid Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Diskominfo Syamsul Anwar, Kabag Kerjasama Yuyum, Sekcam Sambutan Idfi, Sekcam Samarinda Ilir Fiona dan Sekcam Samarinda Seberang Dilli.(kmf2/16)

Penulis: Doni/Levi -- Editor: Doni

Jaang Di Masjid Raya, Sugeng Di Masjid Agung Pelita

Berita Sebelumnya

Pemkot Samarinda Bukber dengan Puluhan Komunitas Kreatif

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar