50 Kali

SAMARINDA. Wakil Walikota Samarinda Muhammad Barkati berikan pemahaman dan kukuhkan relawan kebakaran se-Kecamatan Samarinda Ilir dalam rangka mengaplikasikan Program Pencegahan Kebakaran, Pemadam Kebakaran Kota Samarinda, Jl Marsda Saleh Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Samarinda Ilir, Kamis (17/09) siang.

 

Setelah 6 Kecamatan yang ada di Kota Samarinda, kali ini giliran Kecamatan Samarinda Ilir. Sama seperti sebelumnya Barkati berikan pemahaman untuk menjinakkan api, seperti yang diketahui Barkati dulu sempat menjadi pegawai honor di Dinas Pemadam Kota Samarinda .

 

Dalam sambutannya Wakil Walikota Samarinda menyampaikan terjadinya kebakaran itu tak lain dari kelalaian masyarakat itu sendiri, seperti halnya ketika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, maka pastikan tidak ada kompor atau aliran listrik yang masih berada di stop kontak yang menyala karena dapat menyebabkan kebakaran itu terjadi.

 

“Jadi saya berharap kepada Camat, Lurah, Ketua RT dan juga relawan yang ada untuk menghimbau masyarakat tentang menghindari kelalaian dan kecerobohan pada diri sendiri,” tegas Barkati.

 

Barkati juga mempunyai program nantinya di setiap kelurahan akan ada motor pemadam kebakaran yang diberi mesin portabel, juga tabung APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dan ambulance.

 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda Nursan mengakui mendapat kesulitan ketika petugas melakukan pemadaman api di saat terjadi kebakaran, apalagi saat ini banyaknya penyebab kebakaran dari korsleting listrik.

 

"Saat ini musibah kebakaran terjadi karena korsleting listrik, kompor hingga tabung gas LPG. Kalau kompor dan tabung gas LPG masyarakat bisa menggunakan karung kain yang dicelupkan atau dibasahi terlebih dahulu menggunakan air. Nah kalau untuk aliran listrik bagaimana, kita gunakan alat pemadam APAR. Ada APAR 3 kg sampai 9 kg untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak memungkinkan,” katanya.

 

Turut hadir Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Dwi Siti, Camat Samarinda Ilir Ramdani dan Lurah se-Kecamatan Samarinda Kota. (fan/don/kmf-smd)





Jaang : Tantangan Tersendiri Mengatasi Protokol Kesehatan Covid-19 Di Masa Pilkada Serentak

Berita Sebelumnya

Pemkot Kembali Susun Ranperda Pangan dan Gizi

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar