205 Kali

SAMARINDA .KOMINFONEWS - Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota Samarinda Tejo Sutarnoto hadir dalam wisuda akbar peserta didik Taman Kanak-kanak (TK) Islam Utrujah milik Yayasan Pendidikan Islam AL QUDS Samarinda yang berlangsung di gedung Al Islah jalan AW Syahranie, Sabtu (26/6/2021).

TK Islam Utrujah sendiri merupakan taman pendidikan anak-anak selain memberikan kurikulum  pengetahuan  umum juga mendidik siswa-siswi dengan Alquran.

Kepala sekolah TK Islam Utrujah, Windarsih mengatakan kini ada dua orang peserta didiknya yang sudah bisa menghafal Alquran dua juz yakni juz 30 dan juz 29.

“Kami juga memfasilitasi untuk mewujudkan buah hati orang tua murid  yang kelak menjadi bagian terbesar kemenangan dan kebanggaan di masa depan,” ucapnya.

Sementara, Ketua Yayasan  Al Quds Samarinda Ahsanur Ahmad menambahkan sejak berdiri pada tahun 2018 silam, Yayasan Al Quds memiliki cita-cita ingin menyediakan sarana pendidikan yang baik untuk anak-anak Samarinda sebagai ibu kota provinsi Kalimantan Timur.

“Setiap jenjang pendidikan di yayasan mempunyai target bagi pelajar untuk menghafal Alquran. Dan yang lebih membanggakan lagi program yang dilakukan oleh Yayasan Al Quds ini adalah program yang resmi dibawah Pemerintah,” ungkapnya.

Terpisah, Asisten I Sekretariat Kota Samarinda, Tejo Sutarnoto ketika membacakan pidato Wali Kota menyampaikan, bahwa pendidikan keagamaan bagi anak sangat penting sebagai pegangan hidup menghadapi zaman yang terus berkembang menuju era globalisasi.


“Begitu pun dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 yang masih melanda Kota Samarinda saat ini, selain pengajar di sekolah peranan orang tua dan keluarga juga sangat dibutuhkan, salah satunya dengan mengawal anak-anak mereka  mendapatkan pendidikan agama yang cukup, karena agama merupakan pondasi iman dan taqwa,” Kata Tejo.

Selain sambung dia, pembinaan peserta didik harus mendapatkan prioritas utama dan dukungan agar kelak menjadi generasi yang beriman, memiliki watak dan akhlak mulia serta kompetitif. 

Karena tantangan yang dihadapi masa depan lanjutnya, akan semakin kompleks seiring dengan kemajuan dan perubahan yang terjadi di dalam masyarakat.

“Wisuda hari ini merupakan implementasi dan penghargaan serta nilai pengetahuan Al-qur'an yang selanjutnya harus diamalkan isi kandungannya,” pesannya.

Terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang kini tengah berjalan di Samarinda di kala pandemi, ia menambahkan jika kebijakan tadi merupakan langkah pemkot dalam menyiapkan Sekolah Tangguh Covid-19. Di Samarinda saat ini sudah ada 14 Sekolah PTM yang diselenggarakan dengan standar protokol Covid-19 secara ketat.  “Alhamdulillah, hingga saat ini berjalan aman dan itu melibatkan semua pihak, termasuk persetujuan orang tua siswa.” tambahnya.

Diakhir sambutannya, mantan Kepala Kesbangpol Samarinda ini mengatakan sejak kepemimpinan Wali Kota Syaharie Jaang tahun 2019, Pemkot juga telah mengirimkan ustadz dan ustazah untuk menimba pendidikan pesantren di Kota Tarim Hadratulmaut yang mana semua di danai oleh pemerintah.  

“Dan tahun depan di kepemimpinan Wali Kota  Dr H Andi Harun  bersama Wawali Dr H Rusmadi program ini kembali dilanjutkan bagi pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan keagamaan ke jenjang yang lebih tinggi,” tutupnya. (EKO/CHA/KMF-SMD)


Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Minta Kurangi Aktivitas ke Balikpapan

Berita Sebelumnya

Ditemui Pemerhati Lingkungan, Wawali Pastikan Jalan Protokol Kini Steril TPS

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar