174 Kali

SAMARINDA. Dalam pencegahan inflasi akibat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), warga Kelurahan Tani Aman dan kelurahan Harapan Baru, serta Kecamatan Loa Janan Ilir gelar swasembada pangan. Ini melatarbelakangi munculnya julukan Kampung Tangguh Ketahanan Pangan.

 

Dikarenakan kerjasama antar warga, RT dan kelurahan terjalin dengan baik ini memicu Walikota Samarinda, Syaharie Jaang didampingi istri, Puji Setyowati, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman, Dandim Samarinda Kolonel Kav Tomi Kaloko Utomo untuk turun langsung meninjau, Sabtu (13/06).

 

Peninjauan pertama, Walikota dan rombongan mendatangi lahan pertanian dan perikanan di Gang Laide RT 13 Kelurahan Tani Aman. Dalam sambutannya, Camat Loa Janan Ilir, Syahrudin menyampaikan keluhan masyarakat berupa belum adanya bendungan penampung hujan untuk menghindari banjir dan mengatasi kekeringan lahan saat kemarau, serta meminta traktor dorong untuk penggemburan lahan.

Mendengar keluhan itu Jaang langsung merespon baik kebutuhan warganya tersebut.

 

"Melihat semangat warga Kelurahan Tani Aman ini dalam mengatasi inflasi, nanti coba kita akan koordinasi dengan petugas untuk menyambungkan saluran irigasi dari polder di Perumahan Haji Saleh itu untuk disalurkan ke lahan pertanian masyarakat disini," ucap Jaang.

 

Ia berharap kecamatan-kecamatan lain bisa meniru apa yang dilakukan masyarakat Loa Janan Ilir dalam membangun swasembada pangan di tiap kelurahannya.

 

Setelah memanen kangkung, bayam dan menanam bibit kangkung, serta menanam bibit ikan lele, Walikota dan rombongan langsung meninjau Kampung Tangguh, Bumi Rindang Luhur, Kelurahan Harapan Baru untuk meninjau penanaman melon, anggur, lombok, serta kemajuan warganya di sektor perikanan dengan berternak lele. Selain itu juga pembangunan gedung untuk pengobatan herbal. (hir/don/kmf-smd)

Bekesah New Normal Ala Samarinda, Barkati Mengaku Dulu Anti Pakai Masker

Berita Sebelumnya

Konser Amal Virtual Dibuka Wawali Dengan Lagu Ading Manis

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar