29 Kali

Dukung Program Kampung KB, Pembentukan Lampaui Target Nasional

    JAKARTA. Komitmen Walikota Samarinda Syaharie Jaang dalam mendukung program Kampung Keluarga Berencana (KB), mendapat apresiasi dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan memberikan penghargaan Anugerah Kencana Nasional tahun 2018.

    Penghargaan ini diserahkan Plt Kepala BKKBN, Sigit Priohutomo kepada Syaharie Jaang, dalam acara Apresiasi Anugerah Kencana Bidang Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang dilaksanakan di Hotel Sheraton, Jakarta, Minggu (23/12) malam.

    Selain Walikota Samarinda, penghargaan Anugerah Kencana 2018 juga diberikan kepada lima kepala daerah provinsi, dan dua puluh sembilan kepala daerah kabupaten dan kota, yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program KKBPK.

    Untuk diketahui, dari beberapa prestasi yang telah diukir kota Tepian dalam mendukung program KKBPK, salah satunya adalah hingga akhir tahun 2018, setidaknya telah membentuk 33  Kampung KB yang tersebar di sepuluh kecamatan se Kota Samarinda.

    “Alhamdulillah, penghargaan Anugerah Kencana ini Insya Allah penghargaan penutup di tahun 2018. Penghargaan ini adalah apresiasi tertinggi dari pemerintah pusat atas komitmen kita membentuk kampung KB di kota Samarinda yang telah melebihi target nasional,” ucap Jaang seusai menerima penghargaan.

    Menurut Jaang, target nasional pembentukan kampung KB minimal ada di tiap kecamatan. Namun di Samarinda yang terdiri dari 10 kecamatan dan 59 kelurahan, kampung KB sudah terbentuk 33, dimana sudah lebih dari 1 di tiap kecamatan.

    “Target saya hingga berakhir masa jabatan sisa dua tahun ini, bisa terbentuk 59 kampung KB atau tiap kelurahan ada kampung KB. Kalau mengikuti target nasional, cukup 10 kampung KB saja,” beber Jaang.

    Motivasi Jaang membentuk di semua kelurahan ini, tidak lain karena ia melihat delapan fungsi keluarga dan peran kampung KB ini sendiri yang komplit. Dimana semua fungsi lintas OPD ada di kampung KB dan perannya, sehingga sangat mendukung Pemerintah Kota.

    “Ada pembentukan generasi penerus, pemberdayaan generasi remaja, pengentasan buta aksara, pembangunan kesehatan, pemberdayaan usaha, tertib administrasi kependudukan dan lainnya. Jadi, bukan hanya prioritas program KB saja,” tegas Jaang.

    Jaang juga menyampaikan terima kasih kepada ketua-ketua dan pengurus kampung KB atas komitmen bersama menjalankan program kampung KB. “Mereka para relawan, yang mengorbankan tenaga, pikiran, waktunya dan materinya tanpa digaji. Terima kasih juga kepada BKKBN perwakilan Kaltim atas dukungannya, serta para stakeholder yang mendukung, termasuk mitra dunia usaha dan organisasi lainnya,” ungkapnya.

    Senada juga disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Samarinda Marnabas Patiroy menyebutkan komitmen kuat dari walikota membentuk kampung KB sehingga memotivasi mereka bersama jajaran dalam mengaplikasikan program KKBPK.

    “Terima kasih kami sampaikan kepada semua yang telah mendukung, baik stakeholder, mitra dunia usaha maupun dukungan lintas OPD termasuk BKKBN perwakilan Kaltim,” ucap Marnabas.

    Untuk lebih memaksimalkan kampung KB, Marnabas mengharapkan integrasi OPD-OPD lainnya dalam dukungan pelayanan kepada masyarakat di kampung KB, seperti sudah terlaksana selama ini seperti administrasi kependudukan oleh Dinas Capilduk, penyuluhan kesehatan dari Dinas Kesehatan. “Lebih banyak lagi dan kontinyu,” harapnya.(kmf2)

Cair, Rp 1,6 M Tali Asih Popprov dan Peparprov

Berita Sebelumnya

Jaang Ingin Suasana Damai Bisa Terus Terjaga, Bersama Forkopimda Pantau Misa Natal di Gereja

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar