77 Kali

SAMARINDA. Setelah 3 kali mendapatkan penghargaan terbaik Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Samarinda dari Presiden RI, rupanya menjadi magnet untuk daerah lain belajar ke ibukota Kaltim ini.

TPID Kota Samarinda berkesempatan menerima Kunjungan Capacity Building anggota TPID Eks Karesidenan Pekalongan di ruang rapat Wakil Walikota lantai II Balaikota Samarinda, Rabu (11/9).

Wakil Walikota Samarinda, M Barkati menerima secara langsung Capacity Building anggota TPID Eks Karesidenan Pekalongan didampingi Plh Sekda yang juga Asisten II Endang Liansyah, Kadiskominfo Aji Syarif Hidayatullah, Staf Ahli Bidang Ekonomi Nina Endang Rahayu, Kadis Perdagangan Marnabas Patiroy, Kadis Pertanian Ary Yasir, Kabag Ekonomi Ibrohim, Kadis Ketahanan Pangan Marwansyah, Kadis Perikanan Syam Syaimun, BUMD,  Bappeda, Dinas PUPR dan yang terkait lainnya. Menurut Barkati keberhasilan ini merupakan kerja tim.

“Prestasi ini adalah berkat dari kerja tim yang solid. Oleh sebab itu, saya mewakili Pemkot Samarinda mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama yang sudah berjalan dengan baik terutama BI. Kalau kita tidak mencoba bekerjasama dengan baik, kita tidak akan mendapatkan prestasi seperti sekarang. Prestasi yang kita dapat adalah sebagai bentuk semangat untuk motivasi," ucap Wawali Samarinda.

Ditambahkan pula untuk mengatasi inflasi daerah Pemkot Samarinda harus langsung turun mengatasi masalah yang terjadi.

“Seperti masalah melambungnya bawang putih kemarin TPID mengumpulkan distributor supaya menjual bawangnya ke Pemerintah untuk dijual kembali melalui RT setempat karena kita punya PDPAU dan Alhamdulillah berhasil setelah itu harga di pasaran berangsur turun,” tambahnya.

Sedangkan Kepala BI Tegal, M Taufik sebagai ketua rombongan mengatakan bahwa pihaknya datang ke Samarinda untuk belajar dan meniru keberhasilan yang diraih TPID Kota Samarinda yang didampingi oleh Bupati Tegal Umi Azizah, Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, Bupati Brebes Ilmi Azizal, Wakil Bupati Brebes Narjo,  Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsing, Pj Sekda kabupaten Batang Achmad Taufik beserta rombongan.

Wakil Bupati Brebes Narjo mewakili rombongan mengucapkan banyak terima kasih atas penerimaan dari Pemkot Samarinda pada rombongan Tim TPID eks Karesidenan Pekalongan.

“Maka dari itu maksud kami bersama rombongan datang ke Kota Samarinda ingin belajar terhadap keberhasilan yang telah diraih. 70 persen lebih warga masyarakat Kabupaten Brebes adalah petani dan unggulannya adalah bawang merah yang bisa mensuplai stok nasional. Oleh karena itu kami sangat senang kalau harga bawang merah stabil karena petani kita akan bisa merasakan hasilnya. Akan tetapi kebalikannya, kalau harga bawang turun kami juga ikut sedih karena petani rugi berat,” terang Narjo.

Intinya disamping mereka belajar mengenai pengendalian inflasi di Kota Samarinda, juga berkeinginan menjajaki kerjasama di Kaltim. Bagaimana mereka punya stok bawang merah bisa masuk di Samarinda.

Selain itu juga sebutnya, punya industri logam bisa dikerjasamakan disini alat pertanian, begitu pula dengan TPID eks Karesidenan Pekalongan lainnya di Pekalongan yang lokasinya berbatasan dengan Jawa Barat dengan penghasil Batik Pekalongannya, Kabupaten Batang juga mempunya industri pembangkit listrik yang tentunya memerlukan batu bara.

 “Pelajaran kami akan dijadikan yang terbaik untuk mensejahterakan masyarakat, sehingga di Brebes dan sekitarnya nantinya bisa seperti Kota Samarinda mendapatkan penghargaan TPID terbaik,” tutupnya. (kmf5)

Penulis: Afdani --Editor: Doni

Barkati: Satpol PP Harus Jadi Pionir

Berita Sebelumnya

Wawali Hadiri Tasyakuran HUT Tani Aman

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar