120 Kali

SAMARINDA.KOMINFONEWS - Dalam rangka pelatihan simulasi banjir di masa Covid 19 yang masih melanda, BNPB bekerjasama dengan BPBD Provinsi Kalimantan Timur menggelar pelatihan penanggulangan bencana yang diperuntukkan oleh BPBD Kota Samarinda.

Pelatihan yang dilaksanakan di hotel Harris, Selasa (8/6/2021) tersebut dihadiri Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan BNPB, Berton Suwar Pelita Panjaitan yang diwakili Bagus Cahyono, Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Dr. Sugeng Chairuddin dan seluruh anggota BPBD Kota Samarinda.


Banjir yang masih menjadi langganan di Kota Samarinda menyentuh perhatian BNPB melalui BPBD Provinsi Kaltim dalam memantapkan simulasi, meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan para peserta dalam memfasilitasi simulasi di masa Pandemi Covid 19.

Kepala PUSDIKLAT BNPB melalui Bagus menyampaikan Provinsi Kalimantan Timur secara medis epidemiologi merupakan Endik beberapa penyakit menular, yang saat ini terjadi merupakan virus Covid 19, pertanggal 7 Maret 2021 Kalimantan Timur menunjukan 58.000 kasus positif dan 1.363 kasus kematian.

"Oleh karena Pandemi Covid 19 yang masih belum berakhir, pelatihan gladi penanggulangan bencana secara berkesinambungan ini bisa menjadi pelatihan bagi para Anggota BPBD untuk tetap siap siaga dalam antisipasi kemungkinan bencana, khususnya bencana banjir di Kota Samarinda, tapi dengan tetap melaksanakan disiplin Protokol Kesehatan,” ujar Bagus.


Wali Kota Samarinda dalam sambutannya yang disampaikan Sugeng mengapresiasi kegiatan Rapat Perancangan Simulasi Banjir di tengah Pandemi Covid 19 tersebut.

"Pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dukungan Pemerintah Pusat terhadap Pemerintah Daerah untuk sama-sama meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana. Saya menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh peserta yang telah hadir,” ucap Sugeng membacakan sambutan wali kota.

Ia mengatakan Pemerintah Kota Samarinda berkomitmen, melalui BPBD Kota Samarinda bahwa untuk penguatan daerah dalam penanggulangan bencana perlu dukungan yang kuat sehingga daerah lebih siap dan siaga dalam menghadapi darurat bencana. (HIR/DON/KMF-SMD)


Samarinda Bakal Bangun Industri Pengelolaan Sampah Jadi Solar Sekelas Dexlite

Berita Sebelumnya

Musnahkan 1.115 Botol Miras, Wali Kota Siap Gandeng Kejari

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar