43 Kali

SAMARINDA. Walikota Samarinda, Syaharie Jaang menginstruksikan kepada Kampung KB di 59 kelurahan se-Kota Samarinda yang telah terbentuk agar difungsikan menjadi Kampung Siaga Covid-19 untuk mencegah penyebaran virus corona.

 

“Terima kasih kepada Bapak Kajati Kaltim telah mengingatkan kami untuk memfungsikan Kampung KB menjadi Kampung Siaga Covid-19. Terima kasih atas perhatian dan masukkannya,” ucap Jaang di rumah jabatan Walikota, Selasa (24/03).

 

Jaang mengatakan di dalam Kampung Siaga Covid-19 bisa membentuk Satgas Siaga Covid-19.

 

“Kampung Siaga Covid-19 disini melakukan sosialisasi hidup bersih dan sehat, sterilisasi fasilitas umum dan sosial, aktifkan sistem keamanan warga, buatkan sistem informasi kesehatan warga, aktifkan relawan lingkungan hingga aktifkan WA grup Kabar Warga,” urai Jaang.

 

Sistem informasi kesehatan warga rinci Jaang dengan melakukan pengecekan kesehatan seluruh warga, menghimbau warga untuk melapor jika ada anggota keluarga sakit, minimalisir interaksi dengan warga yang sakit dan lainnya.

 

Begitu pula sistem keamanan warga sebutnya dengan melakukan wajib lapor 1x24 jam bagi tamu, cek kesehatan setiap tamu, menghimbau pedagang makanan keliling untuk menggunakan masker dan sarung tangan saat melayani pelanggan.

 

Senada disampaikan anggota Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati. Isteri Walikota Samarinda ini menekankan menjadikan Kampung KB sebagai Kampung Siaga Covid-19. Tidak cukup di Samarinda saja, tapi lebih luas di Provinsi Kaltim yang juga akan memberi efek domino kepada ibukota Kaltim sebagai kota pendidikan, perdagangan dan industri.

 

“Ini penting untuk menyikapi meningkatnya kasus corona di Kaltim. Melalui Kampung KB yang bisa membentuk Satgas kemudian melakukan sosialisasi PHBS dan sterilisasi fasilitas umum dan sosial,” ungkap Puji yang juga Ketua Fraksi Demokrat Nasdem DPRD Kaltim.

 

Menurut Puji di dalam Kampung Siaga Covid-19 ini memfasilitasi membentuk pula komunitas-komunitas atau grup yang akan melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran corona.

 

“Semakin banyak komunitas atau grup akan semakin efektif,” tegas Puji yang juga Ketua Forum Kota Sehat (Forkots) Samarinda ini.

 

Dikatakan Puji, Kampung Siaga ini juga menjadi wadah informasi terintegrasi yang komplit karena ada tokoh masyarakat, alim ulama, tokoh pemuda, hingga PIK Remaja.

 

“Semua akan saling tanggung renteng untuk mencegah penyebaran virus corona, sehingga akan tercipta kondisi yang komitmen melindungi dirinya, keluarga hingga orang lain,” tandas Puji. (KMF2)

 

Penulis: Doni —Editor: Doni

Sidak Distributor, Gugus Satgas Penanganan Virus Corona Pastikan Sembako Aman

Berita Sebelumnya

Bersama Relawan Busam, Barkati Lakukan Penyemprotan Desinfektan di Sejumlah Fasilitas Umum

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar