50 Kali

SAMARINDA. Rakor darurat penanganan banjir Samarinda kembali dilaksanakan di Posko Induk untuk membahas masa tanggap darurat untuk selanjutnya paska tanggap darurat minggu pertama sekaligus evaluasi.

Rakor yang dilaksanakan Jumat (14/6) malam dipimpin langsung Walikota Samarinda yang diwakilkan Sekda Sugeng Chairuddin didampingi Dandim 0901/SMD Letkol M Bahrodin, perwira bidang Kedaruratan BNPB Kolonel ARH Blasius, dan kepala BPBD Samarinda Sulaeman Sade dengan peserta kepala OPD terkait, Camat terdampak banjir, PLN, PDAM dan relawan.

"Malam ini kita rapat lengkap semua OPD, baik vertikal, relawan dan dari pusat pak Blasius (BNPB). Kami berkesimpulan tanggap darurat dilanjutkan lagi sampai 7 hari kedepan seperti kami rilis sebelumnya," kata Sugeng.

Seperti diketahui rilis sebelumnya Pemkot Samarinda menetapkan masa tanggap darurat banjir di Samarinda sejak 8 Juni dan berakhir Jumat 14 Juni.

"Masa tanggap darurat ini kita lanjutkan 7 hari kedepan, sampai benar-benar masyarakat ini bisa mandiri untuk mengurus kebutuhan sehari-hari, utamanya kebutuhan pokoknya makan," ucap Sugeng.

Mereka juga berharap dari hasil rakor malam itu, kepada donator atau relawan yang ada menyebar agar berkoordinasi dengan posko induk agar penyaluran ini bisa dikoordinasikan dengan baik.

"Yang penting sama satu komando sehingga tidak ada penumpukan di satu lokasi, tetapi di lokasi lain terjadi kekurangan," katanya.

Penyaluran barang logistik pun akan dilakukan melalui kecamatan. Camat juga diminta mendata fasilitas umum yang terdampak banjir 

Sugeng atas nama Pemerintah menyampaikan terimakasih kepada seluruh warga yang sudah bahu membahu membantu warga terdampak banjir dan seluruh relawan, ormas yang juga ikut serta para donatur yang sudah memberikan bantuannya.

"Kami atas nama pemerintah menyampaikan permohonan maaf jika pelayanan yang kami lakukan terdapat kekurangan-kekurangan, tapi Insya Allah, pasca banjir ini akan kami evaluasi dan tetap akan berada di tengah-tengah masyarakat Samarinda," tuturnya.

Sementara Blasius mengapresiasi warga terdampak banjir khusus di Samarinda.

'Masyarakat kita luar biasa menerima kebutuhan yang mereka perlukan saja. Contohnya mereka diberikan nasi menolak dan menerima apa yang mereka perlukan saja, seperti obat begitu sebaliknya. Intinya masyarakat kita ni bagus beda dengan wilayah lain," ujar Blasius.

Manajer UP3 PLN Samarinda Yuliandra mengemukakan lokasi padam akibat banjir karena trafo terendam, diantaranya Bumi Sempaja, Griya Mukti (6 Trafo), Pemuda 1 sd 4 ( 7 trafo), Dr Sutomo ( 3 trafo), S.Parman dan Gg 8 ( 4 trafo), Gelatik, Belatuk ( 4 trafo), Remaja ( 1 trafo), dan Ahmad Yani ( 1 trafo). (kmf2)

Penulis/Editor: Doni --Fotografer:Levy

Bantuan Korban Banjir Terus Mengalir

Berita Sebelumnya

Sekda Tinjau Waduk, Kondisi Air Normal

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar