64 Kali

SAMARINDA. Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin ditengah kesibukannya menangani warga terdampak, namun bisa menyisihkan waktunya bersilaturahmi mewakili walikota pada acara halal bi halal Idul Fitri 1440 H keluarga besar Kecamatan Palaran dilaksanakan di Balai Desa Rawa Makmur, Sabtu (15/6). 

“Dalam kesempatan ini saya ingin menjelaskan bahwa Bapak Walikota tidak dapat hadir bersama kita di beberapa kegiatan dikarenakan masih menjalani masa cuti. Karena kita ketahui bersama ijin cuti beliau sudah diurus sangat lama sejak 6 bulan yang lalu. Dan Pak Wali berangkat sebelum ada bencana banjir sehingga yang namanya musibah itu tidak bisa ditebak. Akan tetapi beliau sudah memberi mandat dan arahan terhadap kami dan seluruh pejabat Pemkot Samarinda untuk terus menangani warga terdampak banjir,” terang Sugeng pada sambutannya.

Ia menguraikan banjir ini bisa menjadi siklus 10 tahunan sampai 20 tahunan, bukan siklus banjirnya melainkan siklus air yang turun sangat melimpah, sedangkan sungainya tidak bisa cepat menampung airnya, sehingga banyak sungai yang meluber seperti saat ini.

“Banjir kali ini persis seperti kejadian 1998 silam, Sungai Karang Mumus harus segera direvitalisasi karena banyak sekali warga masyarakat yang mendirikan bangunan tanpa IMB sampai menjorok ke tengah sungai itu yang menjadi masalah karena aliran air tidak lancer.  Ini yang akan kita selesaikan kemarin kami bersama Dirjen SDA Kementerian PUPR pusat sudah meninjau langsung titik – titik yang menyebabkan banjir. Sehingga banjir seperti ini tidak bisa hanya diselesaikan oleh pemerintah saja melainkan masyarakat harus aktif membantu juga peduli,” tambahnya. 

Yang patut diacungi jempol pada masyarakat Samarinda sampai saat ini adalah keamanan di Samarinda harus tetap kita jaga bersama. 

“Dalam keadaan banjir seperti ini kita patut berbangga tidak ada satupun ruko dijarah, info di tempat lain karena adanya banjir ada sampai penjarahan. Kami mewakili Pemkot Samarinda juga mengucapkan terima kasih setinggi – tingginya kepada warga Palaran yang juga ikut peduli dengan musibah banjir ini. Sehingga kami harapkan musibah seperti ini jangan menjadi ajang saling salah menyalahkan terutama banyak berita yang miring atau hoax," sebutnya. Ia mengatakan, Walikota dan Pejabat Pemerintah Kota tidak akan mampu menyelesaikan masalah banjir ini kalau warganya tidak ikut peduli dan membantu.

Menurut Camat Palaran Suwarso Acara Halal Bihalal ini sendiri sekaligus dirangkai dengan syukuran atas keberhasilan Kecamatan Palaran menjadi Juara Umum MTQ tingkat Kota Samarinda. “Meski kita ketahui Bapak Sekda sangat sibuk mulai hari pertama bencana banjir sampai sekarang aktif siaga terus monitor namun masih bisa menyempatkan datang dalam acara Halal Bihalal di kecamatan Palaran. Itu tandanya beliau sangat sayang dengan kita dan warga Kecamatan Palaran. Kami juga mengucapkan rasa syukur Alhamdulillah Kecamatan Palaran bisa menjadi Juara umum MTQ tingkat Kota Samarinda tahun 2019, ini harus dipertahankan melihat potensi di Palaran, memang tahun yang lalu target sempat lepas," katanya.

Selain itu keluarga besar warga Palaran juga sangat peduli dengan musibah banjir ini dengan aktif mengumpulkan sumbangan untuk korban terdampak banjir yang langsung dikirim di posko induk. 

Acara halal Bihalal juga diisi tauziah oleh Al ustad H. Acmad Baedhowi dengan dihadiri Kapolsek Palaran, Tokoh Agama dan masyarakats, TP PKK, Lurah se Palaran, Pimpinan Puskesmas dan undangan terkait lainnya. (Kmf5)

Penulis: Afdani -- Editor: Doni

Matangkan Persiapan Ikuti Rakernas Apeksi

Berita Sebelumnya

Jaang Sampaikan Terima Kasih

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar