63 Kali

SAMARINDA. Kelurahan Sindang Sari dan Makroman Kecamatan Sambutan Kota Samarinda yang terpilih sebagai peserta Program Kampung Iklim (Proklim) Kementerian Lingkugan Hidup Tahun 2019 mendapat kunjungan Tim Verifikasi Nasional.

Tim verifikasi langsung disambut Sekretaris Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, Kamis (11/07).

Kedatangan Tim  untuk memverifikasi lapangan dan data terhadap dua kelurahan yang diajukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda sebagai nominasi penerima penghargaan Kampung Iklim Nasional.

Adapun kriteria yang diverifikasi diantaranya kesesuaian data, kelengkapan administrasi, kondisi lapangan, tokoh masyarakat dan kelompok masyarakat yang bergerak dalam bidang lingkungan dan gerakan warga dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang terjadi.

Setelah kemarin Kelurahan Sindang Sari kedatangan Tim Verifikasi, giliran Kelurahan Makroman hari ini (Jumat, 12/07) yang akan dinilai oleh Tim.

Mewakili Walikota, Sugeng Chairuddin mengatakan, Kelurahan Sindang Sari merupakan potret kecil dari upaya Kota Samarinda untuk pro terhadap lingkungan.

“Sasarannya tidak hanya untuk bersaing menjadi yang terbaik di level Regional dan Nasional tetapi lebih kepada demi mendukung keberhasilan pendidikan menciptakan generasi baru yang sadar akan lingkungan,” ucap Sugeng.

Menurutnya pembinaan kelurahan untuk Program Hijau Bersih dan Sehat sangat penting sebagai cara praktis dan efektif untuk menciptakan pemahaman tentang arti penting kesehatan diri dan lingkungan kepada masyarakat.

Oleh karena itu ia berharap warga Kelurahan Sindang Sari dan Makroman  tetap bersemangat mendukung Pemerintah Kota Samarinda untuk ikut serta menciptakan kampung yang sesuai dengan cita-cita bersama. 

Sementara Tri Setiawan selaku verifikator menyampaikan Proklim sebenarnya bagaimana masyarakat berupaya menjaga lingkungannya, menjaga bencana–bencana perubahan iklim dan juga untuk mendapat manfaat ekologis dan manfaat ekonomis dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat.

Tri melanjutkan, ada 21 lokasi se–Kalimantan, Kalimantan Timur ada 3 lokasi, yaitu : Sindang Sari, Makroman dan di Kabupaten Paser. Sejak tahap pra–verifikasi Sindang Sari memperoleh nilai 94,12 merupakan Kelurahan/Desa dengan nilai tertinggi se–Kalimantan.

“Setelah kami selesai memverifikasi, kami akan laporkan ke Jakarta kondisi riil yang ada di lapangan, jadi bapak ibu tak perlu takut, tak usah terlalu formal nanti di lapangan, karena apapun kondisi yang ada ini, itulah yang akan kami sampaikan. Jadi nilai itu hanya sebatas pembanding, sebenarnya yang paling utama adalah pengakuan aksi-aksi yang sudah dilakukan oleh masyarakat," katanya.

Ditegaskannya jika bisa tujuan utama nya bukan untuk penghargaan/trophy saja, tetapi adalah bagaimana masyarakat tetap melakukan upaya ini tidak hanya kegiatan ini saja.

"Kami menganggap Proklim ini bukan lomba, tetapi bagaimana masyarakat itu terus berkelanjutan untuk melakukan aksi-aksi ini agar menjadi sebuah contoh,”pungkas Tri Setiawan.(kmf13)

Penulis: Ferdy --Editor: Doni

KTNA Diharap Mampu Genjot Sektor Pertanian

Berita Sebelumnya

Pertegas Komitmen Perwali Kawasan Tanpa Asap Rokok

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar