70 Kali

SAMARINDA. Pemerintah Kota Samarinda menyerahkan lebih dulu bantuan sarana dan prasarana kepada Komando Distrik Militer (KODIM) 0901 Samarinda untuk mendukung upaya pencegahan dini lahan atau hutan di wilayah Samarinda.

Bantuan tadi diantaranya, 10 unit motor Trail yang nantinya bisa dimanfaatkan bagi para personil  Babinsa yang bertugas di Kelurahan.

“Sebenarnya bantuan ini kita serahkan tanggal 5 bulan depan saat apel nanti, tapi karena situsional saat ini dimana kita harus waspada terhadap terjadinya kebakaran lahan, maka penyerahan motor tadi kita percepat,” kata Walikota Samarinda, Syaharie Jaang.

Tujuannya sambung dia, agar patroli terpadu yang dilakukan oleh personil TNI ini tadi bisa dilakukan optimal setiap saat terhadap medan-medan yang bisa ditempuh dengan kendaraan khusus untuk memantau kawasan yang dianggap rawan terjadinya kebakaran lahan.

“Intinya bantuan ini sebagai rasa support dan penghargaan kami dari Pemerintah atas kerja keras TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan lingkungan di wilayahnya,” ungkap Walikota dua periode ini.

Sementara, Komandan Kodim 0901 Samarinda, Kolonel Kav Tomi Kaloko Utomo mengapresiakan langkah Walikota Syaharie Jaang yang menyerahkan bantuan sepeda motor trail lebih awal dari jadwal seremonial penyerahan yang telah ditentukan sebelumnya.

Memang menurut dia, dengan kondisi kabut asap saat sekarang aparat TNI pastinya dituntut untuk lebih sigap melakukan patroli di sejumlah kawasan yang rawan terhadap timbulnya titik api.

“Saya pikir dengan diberikannya kendaraan trail dari Pemkot, maka ruang gerak personil Babinsa bisa lebih efektif untuk siap siaga memantau kawasan yang dianggap rawan terjadinya kebakaran,” sebutnya.

Oleh itu atas nama pribadi dan institusi, tak lupa Tomi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Walikota yang telah menaruh perhatian besar kepada TNI dalam jalin kemitraan yang hingga saat ini masih terhubung dengan baik.

TNI sambung dia, tentunya akan selalu pro aktif dan siap siaga dalam menjaga keamanan, serta ketertiban di lingkungan masyarakat.

"Saya yakin prajurit yang sudah mendapatkan bantuan kendaraan operasional, dia akan selalu standby 24 jam ketika dibutuhkan bantuannya oleh pemerintah,” ujarnya menutup. (kmf4)

Penulis: Ahmad Haidir --Editor: Doni

Puji: Mendidik Anak, Beda Dengan Mengeruk SDA

Berita Sebelumnya

Tingkatkan Usaha Pariwisata, Wawali Ingatkan Cegah Kebakaran Hutan

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar