278 Kali

SAMARINDA. Sekretaris Kota Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin bersama Kepala Bapedda Ananta Fathurrozi melakukan video conference terkait refocusing dan realokasi anggaran untuk membahas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) bersama Kementerian Dalam Negeri RI, Senin (20/4) di ruang Command Center Diskominfo, Samarinda.


Dalam rapat vidcon tadi, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI Mochamad Adrian menjelaskan jika total dana yang ada di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan telah direalokasi untuk penanganan dan penanggulangan Covid-19 mencapai Rp 56,57 triliun. Adapun Pemerintah Daerah yang telah menyampaikan laporan realokasi dan refocusing APBD sebanyak 528 daerah.


“Dari total tadi dialokasikan untuk 3 pos alokasi, pertama untuk penanganan kesehatan. Kedua, untuk penanganan dampak ekonomi. Ketiga, penyedia jaring pengaman sosial,” tuturnya.


Sementara, Sugeng menambahkan jika dalam rapat tadi, Ditjen Bina Keuangan Daerah juga menginformasikan dalam menyambut pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah yang rencana secara optimis dilaksanakan 9 Desember 2020 mendatang hasil rapat bersama Komisi II DPR RI, maka Kemendagri meminta kepada masing-masing Pemerintah Daerah agar tetap mempertahankan anggaran Pilkada yang standby di masing-masing BPKAD.


“Artinya anggaran untuk Pilkada tetap ada dan tidak bergeser. Maksudnya supaya daerah tidak kebingungan lagi untuk menganggarkan kembali apabila Pilkada ini betul-betul berlangsung 9 Desember nanti,”ungkapnya.


Sementara, untuk dana kelurahan baik yang berasal dari APBD murni dan perubahan, mereka juga merekomendasikan bisa digunakan untuk penanggulangan Covid-19 di masing-masing daerah, baik dari dana infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat. (KMF4)


Penulis: Ahmad Haidir—Editor: Doni

Keroyokan Basmi Covid-19 Di Kelurahan Simpang Tiga

Berita Sebelumnya

Siapkan Rumah Sakit Karantina Covid-19 Di Samarinda, Biar RSUD Tetap Maksimal Layani Pasien Lainnya

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar