71 Kali

SAMARINDA. Memperkuat kerukunan dan solidaritas di tengah Covid-19 dan mensosialisasikan kebijakan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Agama kepada Pemerintah Kota terkait Covid-19, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Paramadina menggelar Seminar Daring, Senin (15/06).

 

Seminar melalui video conference tersebut mengangkat tema "Memperkuat Kerukunan dan Solidaritas di Tengah Covid-19” dengan diikuti Walikota Samarinda Syaharie Jaang di rumah jabatannya didampingi Asisten I Setda Tejo Sutarnoto, Kepala Diskominfo Aji Syarif Hidayatullah, Kepala Kementerian Agama Masdar Amin, Kepala Kesbangpol Sucipto Wasis, Ketua FKUB Samarinda KH Zaini Naim, Kabag Pemerintahan Julian Noor dan Kabag Kesra Abdul Jami.

 

Webinar tersebut menghadirkan beberapa narasumber seperti Menteri Dalam Negeri yang diwakilkan oleh Staf Ahli Kementerian Dalam Negeri dan Menteri Agama Jend TNI (Purn) Fachrul Razi.

 

Salah satu pembahasan adalah upaya pelibatan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) oleh Pemerintah daerah untuk penanganan Covid-19 merupakan langkah strategis. Pandemi Covid-19 yang dialami saat ini tantangan bagi semua, tidak hanya Pemerintah Pusat, Pemimpin Daerah, serta Pemuka Agama.

 

Dalam paparan Menteri Agama menjelaskan pihaknya dan Kementerian Dalam Negeri telah menerbitkan kebijakan kerukunan sebagai bagian dari kerangka kebijakan memerangi Covid-19. Kebijakan tersebut juga diperkuat dengan Surat Edaran Kemendagri tentang Pembentukan dan Pemberdayaan FKUB.

 

Oleh karena itu, melalui surat edaran yang dikeluarkan Kemendagri menginstruksikan kepada seluruh Pemerintah Daerah dan FKUB untuk bekerjasama dalam meningkatkan kesetiakawanan dan solidaritas masyarakat yang terkena dampak Pendemi Covid-19.(eko/dho/kmf-smd)

177 PPS se-Samarinda Dilantik Secara Protokol Kesehatan

Berita Sebelumnya

Wawali Salurkan Paket Sembako Bagi Pelaku UMKM

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar